JAKARTA, dewadet.com–Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 di DKI Jakarta menjadi yang tertinggi di Indonesia sebesar Rp 5.729.876, dan Provinsi Jawa Barat merupakan terendah Rp 2.317.601.
Sampai hari Kamis (25/12/2025), sebanyak 36 provinsi di Indonesia telah mengumumkan besaran UMP 2026 melalui surat keputusan gubernur. Kecuali Provinsi Aceh dan Papua Pegunungan.
Penetapan UMP 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan, mewajibkan gubernur menetapkan dan mengumumkan UMP paling lambat 24 Desember 2025. Upah minimum tersebut mulai berlaku efektif tanggal 1 Januari 2026.
10 Provinsi dengan UMP 2026 Terendah dikutip dari kompas.com.
Baca juga:Upah Minimun Provinsi NTT Naik Rp 126
- Banten Rp 3.100.881, naik Rp 195.762 dari UMP 2025 sebesar Rp 2.905.119.
- Kalimantan Barat Rp 3.054.552, naik Rp 176.266 dari Rp 2.878.286.
- Lampung Rp 3.047.734, naik Rp 154.665 dari Rp 2.893.069.
- Bengkulu 2026 Rp 2.827.250, naik Rp 157.211 dari Rp 2.670.039.
- NTB Rp 2.673.861, naik Rp 70.930 dari Rp 2.602.931.
- NTT Rp 2.455.898, naik Rp 126.929 dari Rp 2.328.969.
- Jawa Timur Rp 2.446.880, naik Rp 140.896 dari Rp 2.305.984.
- DI Yogyakarta Rp 2.417.495, naik Rp 153.415 dari Rp 2.264.080.
- Jawa Tengah Rp 2.327.386, naik Rp 158.038 dari Rp 2.169.348.
- Jawa Barat Rp 2.317.601, naik Rp 126.369 dari Rp 2.191.232.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur NTT, Melki Laka Lena telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 sebesar Rp 2.455.898. Jumlah tersebut hanya naik Rp Rp 126 artau 5,45 persen dibandingkan UMP 2025 sebesar Rp 2.328.969 mulai berlaku 1 Januari sampai 31 Desember 2026.
Penetapan UMP NTT 2026 tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Nomor 528-KEP-HK/2025 yang ditetapkan pada 19 Desember 2025.
“UMP NTT tahun 2026 naik Rp 126 ribu. Upah tahun 2025 Rp 2.328.969 di tahun depan UMP NTT naik menjadi Rp 2.455.898,” kata Laka Lena di Kupang, Selasa (23/12/2025).*





