JEMBER, dewadet.com-Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni (27) ditemukan hidup dalam kondisi terkurung di dalam peti berisi es batu.

Beredar di media sosial disebutkan bermula saat sebuah kontainer pengiriman dari Kamboja menuju Pelabuhan Hifong, Vietnam menggegerkan kepolisian dan bea cukai setempat.

Petugas menemukan satu peti es besar yang mencurigakan di dalam kontainer yang hampir membeku. Peti tersebut dibungkus dengan lapisan plastik dan baja tipis.

Awalnya, petugas menduga peti itu digunakan untuk menyelundupkan organ tubuh atau jasad manusia. Namun saat dibuka, mereka dikejutkan oleh sosok perempuan muda yang masih hidup dan terbaring di dalamnya. Petugas segera mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga: Tanggal 2 Mei Hari Pendidikan Nasional, Simak Sejarahnya

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jember, Suprihandoko, mengatakan bahwa pihaknya masih terus memantau perkembangan kasus ini.

“Itu memang info yang beberapa hari terakhir saya perhatikan terus. Ternyata memang mengagetkan, infonya itu dari Jember,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (12/5/2025).

Namun, hingga kini belum ada pihak keluarga atau siapa pun yang menghubungi Disnaker terkait pemulangan Sri Wahyuni.

“Kalau kami dimintai penjelasan, perempuan itu siapa, rumahnya di mana dan sebagainya, sebetulnya kami masih menunggu,” lanjutnya.

Baca Juga: Polres Ende Patroli Gabungan di Hari Buruh Internasional

Suprihandoko menjelaskan bahwa pihaknya tidak memiliki data apa pun terkait keberangkatan Sri Wahyuni sebagai PMI.

“Di video dijelaskan, dia menjadi PMI dengan cara non-prosedural alias ilegal. Jadi kami tidak punya data untuk melacak mereka,” jelasnya.

“Kalau kami tahu identitasnya, kami pasti sudah menugaskan tim secepatnya agar bisa mendinginkan suasana keluarganya,” pungkasnya. (detikjatim)

Penulis: Eginius Moa

Editor: Eginius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan