Dua Perempuan Sikka Pimpin Pengurus dan Pengawas Kopdit Obor Mas
MAUMERE, dewadet.com-Dua sosok perempuan asal Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Theresia Angelina Bala, S.Kep., M.Kes terpilih menjabat Ketua Pengurus, dan Dr. Yosephina Andia Dekrita, SE, MM, menjabat Ketua Pengawas KSP Kopdit Obor Mas masa bakti 2026-2029 dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2025 berakhir Sabtu malam, 20 Mei 2026 di Capa Resort Maumere.
Theresia enam orang pria yakni Valerianus Samador, S.P., sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi, Pendidikan dan Umum. Valentinus Vidis, S.Pd., sebagai Wakil Ketua Bidang Usaha dan Permodalan, dan Drs. Aleksius Bartolomeus sebagai Wakil Ketua Bidang Manajemen dan Keuangan. Sedangkan Sekretaris I dipercayakan kepada Elbert Selong Parera, S.Sos., dan Sekretaris II dijabat Andreas Mbete, S.Pd. Sementara jabatan Bendahara diemban oleh Drs. Federik Edmundus Dantes.
Ketua Pengawas Yosephina Andia Dekrita didampingi oleh Konstatinus Patisanga, SE., Ak., sebagai Sekretaris. Anggota pengawas terdiri atas Martina Alexa Meso, SE., Roneni Sisilia, S.Ak., dan Dr. Imanuel Welem, SE., MM.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., melantik para pengurus dan pengawas hari Sabtu malam menjadi agenda pamungkas RAT ke-42 Kopdit Obor Mas.
“Pada hari ini, saya dengan ini secara resmi melantik Saudara-Saudari dalam jabatan sebagai pengurus dan pengawas KSP Kopdit Obor Mas periode 2026-2029 sesuai keputusan RAT tanggal 30 Mei 2026,” kata Linus Lusi dalam prosesi pelantikan.
Linus Lusi menyampaikan keyakinannya bahwa jajaran pengurus dan pengawas yang baru akan menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik demi keberlanjutan organisasi.
“Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ujarnya.
Tampilnya dua sosok perempuan menandai era baru Kopdit Obor Mas. Ketua pengurus perempuan baru kali ini terpilih setelah lembaga ini berusia 54 tahun semenjak didirikan 4 November 2026. Sedangkan kepemimpinan pengawas perempuan oleh Yosephina menjabat periode kedua.
Baca juga:NTT Harumkan Gerakan Koperasi Indonesia, Menkop Janji Penghargaan pada HUT Koperasi
Pemilihan pengurus dan pengawas melibatkan sebanyak 165.412 anggota tersebar di Pulau Flores, Lembata dan Pulau Timor dalam forum RAT Mini berlangsung pada Jumat 8 Mei-17 Mei 2026 pada 2.962 titik.
RAT mini melibatkan sebanyak 20-75 orang anggota yang tersebar dalam setiap Kelompok Sahabat atau KS merupakan tahap pertama selain RAT Midi berlangsung pada 32 cabang Kopdit Obor Mas. RAT Midi dihadiri utusan dari setiap RAT Mini, dan tahap terakhir RAT Parpurna melibatkan utusan RAT Midi dari setiap cabang.
Kopdit Obor Mas memasuki RAT ke-42 tahun 2025 tumbuh dari benih sangat kecil beranggotakan 98 orang guru SD dan segelintir orang pegawai Kantor Dinas P dan K dan Kantor Departemen P dan K. Modal awalnya hanya Rp 105.500. Kini Kopdit Obor Mas telah menjadi cendawan raksasa memayungi 165.412 orang dan kekayaan atau aset Rp 1,5 triliun lebih.*





