Komisi XI DPR RI, Melchias Mekeng: IHSG Anjlok Hanya Sesaat Pasca Menkeu Sri Mulyani Di-Reshuffle

Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI, Melchias Markus Mekeng. * (istimewa).

JAKARTA,dewadet,com-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok saat Presiden RI Prabowo Subianto me-reshuffle Menteri Keuangan,  Sri Mulyani, pada Senin, 8 September 2025 hanya isu sesaat. Sri Mulyani digantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Anggota Komisi XI DPR Fraksi Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng menegaskan secara keseluruhan ekonomi Indonesia masih tumbuh bagus, bahkan kinerja pasar modal juga tetap normal.

“Ekonomi Indonesia secara umum bagus. Masih sehat. Kinerja di pasar modal juga bagus,” kata Mellchias Markus Mekeng, menghubungi wartawan dewadet.com, Rabu siang 10 September 2025.

Ia menegaskan, isu anjlok IHSG hanya isu sesaat. Ya namanya pasar ya, pasar itu kan ada dinamika ya. Ada berita positif ada negatif.

Baca juga:Melchias Mekeng Tebus Ijazah Rp 50 Juta di SMAK Santo Petrus Kewapante

Meski anjlok, Mekeng menegaskan secara fundamental ekonomi Indonesia masih bagus. Dia pun meyakini, IHSG akan kembali bangkit.

“Tapi secara fundamental ekonomi kita kan masih bagus. Menurut saya sih ini enggak lama lagi ini akan bounce back. Dan, ini juga peluang buat orang orang yang ambil di posisi baru,” ucapnya.

Politisi Partai Golkar dari daearah pemilihan NTT satu, Pulau Flores, Lembata dan Alor, meyakini Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa akan melahirkan kebijakan-kebijakan baru yang sudah tentu akan menciptakan perubahan ekonomi Indonesia lebih maju lagi.

Sebelumnya diberitakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 100,50 poin atau 1,28 persen pada penutupan perdagangan Senin, 8 September 2025.

Baca juga: Melky Mekeng Bawah ke Gedung MPR, Testimoni Guru Honor Digaji Rp 250 Ditunggak 9 Bulan

Koreksi tajam menyebabkan indeks domestik tersungkur ke level 7.766,85.  Penurunan terjadi setelah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengumumkan Presiden Prabowo Subianto akan merombak (reshuffle) jajaran menteri di Kabinet Merah Putih pada Senin sore, 8 September 2025.

Perubahan jajaran menteri didasari hasi pertimbangan daan evaluasi kinerja kabinetnya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok saat Presiden RI Prabowo Subianto me-reshuffle Sri Mulyani dari posisi Menteri Keuangan (Menkeu) pada Senin, 8 September 2025.

Mekeng menegaskan secara fundamental ekonomi Indonesia masih bagus. Dia pun meyakini, IHSG akan kembali bangkit. “Tapi secara fundamental ekonomi kita kan masih bagus. Menurut saya sih ini enggak lama lagi ini akan bounce back. Dan ini juga peluang buat orang orang yang ambil di posisi baru,” ucapnya.

Baca juga: Melky Mekeng Soroti Anggaran Sekolah Kedinasan Rp 105 Triliun, Anggaran Pendidikan Rp 91 Triliun

Sebelumnya diberitakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 100,50 poin atau 1,28 persen pada penutupan perdagangan Senin, 8 September 2025. Koreksi tajam menyebabkan indeks domestik tersungkur ke level 7.766,85.

Penurunan terjadi setelah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengumumkan Presiden Prabowo Subianto akan merombak (reshuffle) jajaran menteri di Kabinet Merah Putih pada Senin sore, 8 September 2025. Perubahan jajaran menteri didasari hasi pertimbangan daan evaluasi kinerja kabinetnya.

HSG yang semula bergerak sideways di kisaran area 7.929 hingga 7.889 langsung terjun bebas ke level 7.766 yang sekaligus menjadi posisi terendah. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 20,20 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,23 juta kali.

“Sebelumnya indeks cenderung bergerak di teritori positif, namun seiring dengan adanya berita reshuffle atas sejumlah Menteri, termasuk Menteri Keuangan, membuat indeks berbalik melemah yang terutama disebabkan oleh tekanan pada saham perbankan,” tulis analis Phintraco Sekuritas dalam laporannya Senin, 8 September 2025.

Baca juga:Anggota Komisi XI Benarkan Kunker ke Australia saat Dikepung Demo

Lebih lanjut, analis Phintraco Sekuritas menyoroti reaksi pasar terjadi akibat kekhawatiran akan terjadinya ketidakpastian dan perubahan kebijakan ekonomi. Investor diperkirakan akan mencermati kebijakan apa yang akan ditempuh oleh pejabat baru, apakah sesuai dengan harapan pasar dan berdampak positif terhadap ekonomi.*

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan