Gempa Flores Tak Surutkan Komitmen Berbagi PT Pelindo, Distribusi Bantuan di Ende dan Maumere
MAUMERE, dewadet.com-Gempa bumi di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) turut memengaruhi sejumlah fasilitas pelabuhan di Pulau Flores, tidak menyurutkan niat PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Pelindo Grup bergerak cepat membantu masyarakat terdampak bencana, khususnya di Flores.
Melalui kolaborasi antar-entitas Pelindo Grup dan koordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) BUMN serta BPBD setempat, Pelindo Grup menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Bantuan tersebut dikirim melalui Kupang, Labuan Bajo, Surabaya, serta jalur distribusi lainnya untuk memastikan bantuan dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan tersebut merupakan kontribusi Pelindo Grup yang berada di Surabaya, meliputi PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP), PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), dan PT Pelindo Marine Service (PMS).
Baca juga:Gempa Flores, Salah Satu Gempa Terbesar di Dunia
Executive Director 3 Pelindo, Wahyu Widodo, mengatakan kondisi bencana tidak menyurutkan komitmen Pelindo untuk turut hadir membantu masyarakat yang terdampak.
“Meskipun sejumlah fasilitas pelabuhan Pelindo di NTT terdampak gempa, kondisi tersebut tidak menyurutkan kepedulian dan komitmen kami untuk membantu masyarakat. Pelindo bergerak cepat bersama entitas Pelindo Grup untuk mengumpulkan dan menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak,” ujar Wahyu.
Bantuan tahap awal telah diserahkan pada Senin, 17 Agustus 2026 di Ende dan diterima oleh BPBD Kabupaten Ende untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak. Sementara itu, pada Selasa, 18 Agustus 2026, bantuan juga dijadwalkan diserahterimakan di Maumere kepada BPBD setempat. Selain bantuan yang telah tiba, sejumlah bantuan lainnya masih dalam proses perjalanan menuju Ende dan Maumere.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa sembako serta kebutuhan dasar bagi kelompok rentan, khususnya anak-anak dan lansia, antara lain selimut dan kasur. Jenis bantuan tersebut disiapkan berdasarkan koordinasi dengan BPBD setempat agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pengungsi pascabencana.
Baca juga:Jalan Trans Flores dari Labuan Bajo sampai Larantuka Pulih Pasca Gempa
Sebelumnya, gempa 7,7 SR yang menggungcang NTT membuat sejumlah pelabuhan yang dioperasikan Pelindo di Pulau Flores mengalami dampak secara langsung hingga mengganggu layanan opersasi. Dua pelabuhan mengalami dampak kerusakan ringan diantaranya adalah Pelabuhan Labuan Bajo, Pelabuhan Ipi di Ende sementara Pelabuhan Maumere mengalami dampak paling parah.
Dengan upaya percepatan pemulihan oleh Pelindo, saat ini pelabuhan – pelabuhan yang sempat terganggu tersebut sudah mulai melakukan pelayanan operasional normal kembali. *





