Jenazah Alfonsius Mehan Sudah Diterbangkan Pesawat Polri dari Labuan Bajo-Maumere

Utusan Gubernur NTT, Yosef Rasi berada di dalam pesawat dengan peti jenazah, drh.Alfonsius Albinus Mehan. (kiriman yosef rasi).

MAUMERE,dewadet.com-Jenazah drh.Alfonsius Albinus Mehan (34), korban pembunuhan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya,Papua, Rabu 9 September 2026 akan tiba di Maumere, Sabtu siang 12 September 2026 sekitar pukul 14.30 WITA mengunakan pesawat Cassa milik Polri dari Bandara Komodo Labuan Bajo menuju Bandara Frans Seda Maumere.

Utusan Gubernur NTT, Yosef Rasi mendampingi pengangkutan peti jenazah, menghubungi wartawan pada pukul 14.22 Wita mengatakan peti jenazah sudah berada di dalam pesawat.

“Kami sudah ada di dalam pesawat. Penerbangan dari Labuan Bajo ke Maumere akan ditempuh sekitar waktu 1 jam 10 menit. Jadi sebelum jam 3 (15.00 Wita), kami sudah tiba di Maumere,” kata Yosef Rasi menghubungi wartawan dari sebelum terbang.

Dieritakan sebelumnya, drh.Alfonsius Albinus Mehan (34) ditembak KKB Papua di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya,Papua, Rabu 9 September 2026.

Baca juga:Bupati Sikka Kutuk KKB Bunuh Dokter Hewan asal Sikka, Minta Negara Tanggungjawab

Alfonsius meninggalkan seorang istri dan seorang anak laki-laki yang berusia lima tahun.

Alfonsius, salah satu dari tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya,  tewas ditembak bersama dua korban lainnya, Aprida Rapi (49), Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Jayawijaya, dan Willi Mbuik (26), CPNS pada Dinas Pertanian Jayawijaya.

Mereka ditembak ketika sedang menjalankan tugas kedinasan mengantar bantuan bibit babi. Rombongan beranggotakan 11 orang dilaporkan dihadang oleh kelompok bersenjata yang diduga merupakan KKB.

Alfonsius merupakan putra alumni SMAK Frateran Maumere. Setelah menyelesaikan pendidikan sebagai dokter hewan, ia mengabdikan diri sebagai di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

Baca juga:Telphon Terakhir Alfonsius dengan Ibunda, Pulang Bulan 12 Tinggal Kenangan

Dalam aksi penembakan tersebut, Alfonsius mengalami luka tembak pada bagian kepala hingga menyebabkan dirinya meninggal dunia.

Jenazah Willi Mbuik telah diterbangkan ke Kupang untuk dimakamkan di kampung halamannya. Sementara jenazah Alfonsius dan Aprida masih berada di Wamena dan menunggu proses pemulangan. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan