Mobil Kemenag Nagekeo Dievakuasi dari Runtuhan Kantor Pascagempa Flores
MBAY,dewadet.com-Hari ke-25 pascagempa Flores Magnitudo 7,7 pada Sabtu 15 Agustus 2026, mobil Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nagekeo di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditimpah runtuhan gedung berhasil dievakuasi dari runtuhan gedung kantor itu Selasa 8 September 2026.
Evakuasi dilakukan oleh anggota TNI mengunakan satu unit eksavator disaksikan para pegawai. Puing-puing bangunan yang roboh pada saat gempa bumi jatuh menimpa mobil disingkirkan,kemudian mobil digeser keluar dari tempatnya.
Runtuhan bangunan menyebabkan kerusakan serius pada mobil jenis Toyota Rush warna hitam tersebut.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nagekeo, Krensentia Reo mengaku sangat prihatin menyaksikan banyaknya kerusakan fasilitas umum, rumah warga dan penderitaan warga pascagempa di wilayah itu.
Baca juga:Puluhan Rumah Ibadah dan Gedung Sekolah Rusak Berat, Kantor Kemenag Nagekeo Ambruk
Kantor Kemenag Nagekeo, kata Since sapaanya roboh kemudian jatuh menimpa mobil terpakir di teras kantor itu.
“Kantor rusak berat. Rumah ibadah, fasilitas pendidikan keagamaan dan juga rumah ASN rusak berat terdampak gempa. Mereka tinggal di tenda di halaman rumah mereka,” kata Since.
Meski gedung sudah ambruk, semua pegawai Kemenag Nagekeo tetap memberi pelayanan kepada masyarakat di tenda-tenda yang didirikan di depan halaman kantor tersebut.
Sampai hari ke-29 pascagempa Flores, Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) mencatat 135 orang korban meninggal, puluhan ribu bangunan rumah warga dan fasitas umum rusak berat, sedang dan rusak ringan. Kerusakan itu tersebar di tujuh kabupaten yakni Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada. Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat. *





