Digoyang Bunyi Mirip Air Tenyata Moke dan Bir Dibawa ke Kalimantan
MAUMERE,dewadet.com-Sejumlah tujuh dos yang diangkut oleh buruh Pelabuhan Lorens Say Maumere ke KM Bukit Siguntang, Minggu malam 21 Desember 2025 mencurigakan aparat Polairud Polres Sikka.
Dos-dos didorong dengan gerobak itu mengeluarkan bunyi mirip air setelah dibuka ternyata bersisi ratusan liter minuman keras (Miras) jenis Moke dan Bir akan dibawah ke Kalimantan diperdagangkan.
“Digoyang dan bunyinya seperti air. Saya langsung amankan dan kumpulkan sekitar tujuh dos ke gerobak,” kata Kepala Satuan (Kasat) Polairud Polres Sikka, Iptu Muhammadong, Minggu malam.
Namun, Muhamadong belum tahu hendak dibawa ke mana Moke dan Bir. Meski salah seorang buruh mengatakan Moke dan Bir hendak dbawah ke Kalimantan. Belum diketahui pemilik Moke dan Bir tersebut.
Baca juga:Pengrajin Moke Watugong Siap Dokumen Daftarkan Moke ke Dirjen HAKI
Ia mengatakan kapal milik PT Pelni berangkat dari Maumere menuju Makassar, Pare-Pare, lanjut ke Nunukan di Kalimantan.
Dos Miras yang diamankan dibawa ke Pos Polisi KP3 Laur Maumere, selanjutnya ke Polres Sikka.
Untuk diketahui Moke yang diproduksi di Maumere dijual ke beberapa kota di Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Batam, Bali dan Pulau Timor. *




