Digoyang Bunyi Mirip Air Tenyata Moke dan Bir Dibawa ke Kalimantan

Dos Moke dan Bir yang diamankan Satuan Polairud Polres Sikka, Minggu malam 22 Desember 2025 di Pelabuhan Lorens Say Maumere. (dewadet.com,/eginius moa).

MAUMERE,dewadet.com-Sejumlah tujuh dos yang diangkut oleh buruh Pelabuhan Lorens Say Maumere ke KM Bukit Siguntang, Minggu malam 21 Desember 2025 mencurigakan aparat Polairud Polres Sikka.

Dos-dos didorong dengan gerobak  itu mengeluarkan bunyi mirip air setelah dibuka ternyata bersisi ratusan liter minuman keras (Miras) jenis Moke dan Bir akan dibawah ke Kalimantan diperdagangkan.

“Digoyang dan bunyinya seperti air. Saya langsung amankan dan kumpulkan sekitar tujuh dos ke gerobak,” kata Kepala Satuan (Kasat) Polairud Polres Sikka, Iptu Muhammadong, Minggu malam.

Namun, Muhamadong belum tahu hendak dibawa ke mana Moke dan Bir. Meski salah seorang buruh mengatakan Moke dan Bir hendak dbawah ke Kalimantan. Belum diketahui pemilik Moke dan Bir tersebut.

Baca juga:Pengrajin Moke Watugong Siap Dokumen Daftarkan Moke ke Dirjen HAKI

Ia mengatakan kapal milik PT Pelni berangkat dari Maumere menuju Makassar, Pare-Pare, lanjut ke Nunukan di Kalimantan.

Dos Miras yang diamankan dibawa ke Pos Polisi KP3 Laur Maumere, selanjutnya ke Polres Sikka.

Untuk diketahui Moke yang diproduksi di Maumere dijual ke beberapa kota di Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Batam, Bali dan Pulau Timor. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan