Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Delapan Kali
LARANTUKA, dewadet.com-Delapan kali erupsi berupa abu kembali terjadi pada Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT, Rabu dini hari, 22 April 2026 sampai malam ini pukul 19.20 Wita.
Meski terjadi erupsi terus-menerus, PVMG menyatakan kondisi saat ini terpantau belum terjadi peningkatan gempa vulkanik yang signifikan. Material erupsi masih berupa abu.
“Kami menghimbau keoada warga di daerah-daerah yang terdampak abu, selalu menggunakan masker dan pelindung mata saat beraktivitas di luar rumah,” pesan petugas Pos Pemantau Gunung Api Lewotobi di grup wartawan, Rabu malam.
Laporan PVMG menyebutkan, erupsi Rabu malam terjadi pukul 19:20 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau sekitar 2.084 meter di atas permukaan laut. Kolom abu yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 3.7 mm dan durasi selama sekitar 2 menit 3 detik.
Baca juga:Gunung Lewotobi Laki-laki ‘Batuk’ Lagi, Muntahkan Abu Setinggi 1.500 Meter
Sebelumnya, erupsi terjadi pada pukul 18:31 Wita membentuk tinggi kolom abu teramati sekitar 1.500 meter di atas puncak atau 3.084 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 7.4 mm dan durasi sekittar 3 menit 27 detik.
Kemudian pada pukul 17:03 Wita , erupsi membentuk tinggi kolom abu teramati sekitar 1.600 m di atas puncak atau sekitar 3.184 meter di atas permukaan laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 7.4 mm dan durasi sementara ini sekitar 2 menit 24 detik.
Pada pukul 13:53 Wita, erupsi membentuk tinggi kolom abu teramati sekitar 1.200 meter di atas puncak atau sekitar 2.784 meter di atas permukaan laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 5.9 mm dan durasi selama 3 menit 47 detik.
Sebelumnya pada Rabu pagi pukul 10:41 Wita, erupsi dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 300 m di atas puncak atau sekitar 1.884 meter di atas permukaan laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 2.9 mm dan durasi sekitar 1 menit 44 detik.
Pada pukul 08:12 Wita, Gunung Lewotobi Laki-laki serupsi dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 300 meter di atas puncak atau sekitar 1.884 meter di atas permukaan laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 3.7 mm dan durasi selama 1 menit 54 detik.
Pada pukul 05:13 Wita, erupsi dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 600 meter di atas puncak atau sekitar 2.184 m di atas permukaan laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 4.4 mm dan durasi sekitar 1 menit 53 detik.
Erupsi pertama kali hari Rabu terjadi pada pukul 03:30 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 400 meter di atas punca atau sekitar 1.984 meter di atas permukaan laut. Erupsi pada dini hari ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 5.9 mm dan durasi sekitar 2 menit 7 detik. *
Penulis: Eginius Moa
Editor: Eginius Moa





