JAKARTA, dewadet.com- John Herdman resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia setelah ditunjuk PSSI pada Sabtu (3/12).

Nama Herdman seliweran di media sekitar satu bulan terakhir. Muncul bersama nama Heimir Halgrimsson, Jesus Casas, Giovanni Van Bronckhorst, dan Timur Kapadze sebagai calon pelatih skuad Garuda.

Pada pekan-pekan terakhir, menjelang pergantian tahun, Herdman kian santer disebut sebagai pelatih Timnas Indonesia mengisi posisi yang sebelumnya dihuni Patrick Kluivert.

Herdman lahir pada 19 Juli 1975 di Consett, County Durham, Inggris. Herdman tidak punya rekam jejak panjang sebagai pemain profesional lantaran Herdman sudah memilih melatih sejak usia muda.

Baca juga:Timnas Indonesia Hadapi Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia

Berbeda dengan pengalaman bermainnya yang minim, Herdman justru punya perjalanan panjang sebagai pelatih dengan fokus pada pengembangan timnas wanita dan pria.

Ketika masih berusia 28 tahun, Herdman sudah mengembara ke Selandia Baru. Di Negeri Kiwi, ia mengawali karier pertama sebagai juru latih di tim muda.

Karier kepelatihan Herdman di level internasional berlanjut bersama timnas putri Selandia Baru pada 2006-2011. Herdman membimbing skuad senior wanita selama lebih dari lima tahun.

Dua tiket Piala Dunia Wanita FIFA, pada 2007 dan 2011 menjadi prestasi Herdman. Selain itu Herdman juga membawa timnas putri Selandia Baru memperoleh satu tiket Olimpiade Musim Panas 2008 di Beijing.

Baca juga:Lagu Maumere ‘Gemu Fa Mi Re’, Timnas Garuda Muda Rayakan Kemenangan dari Filipina 

Keberhasilan itu menarik perhatian Kanada, yang menunjuk Herdman sebagai pelatih kepala tim putri pada 2011. Di Kanada kariernya benar-benar melonjak.

Pelatih dengan lisensi UEFA Pro itu memimpin lebih dari seratus pertandingan dan membawa Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade, pada tahun 2012 dan 2016.

Pada 2018, Herdman mengambil keputusan besar menangani Timnas Putra Kanada. Ia membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, penampilan pertama negara tersebut dalam 36 tahun dalam pesta sepak bola terakbar.

Selain itu, Herdman turut mengubah wajah tim putra Kanada, menjadikannya lebih kompetitif di kawasan CONCACAF. Ia juga mencatat sejarah sebagai satu-satunya pelatih yang membawa tim putri dan tim putra suatu negara ke Piala Dunia. Masih di tahun yang sama, yakni tahun 2018, Herdman sempat mengambil alih Tim U-23 Kanada.

Baca juga:Jam Tangan Rolex dari Presiden Prabowo untuk Timnas Garuda usai Jaga Asa ke Piala Dunia

Herdman punya nama harum di sepak bola Kanada. Banyak pujian dialamatkan kepada Herdman karena meninggalkan warisan yang berarti bagi sepak bola Negeri Daun Maple itu. Kendati demikian, perjalanannya bersama timnas Kanada berakhir pada 2023.

Perjalanan Herdman kemudian berlanjut ke level klub ketika ia menerima tawaran melatih Toronto FC pada 2023. Kariernya di klub yang berlaga di MLS itu berakhir pada 2024.

Herdman sempat dikaitkan dengan timnas Jamaika, namun tidak ada kesepakatan yang terjadi. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan