Di Naungan Pohon Nimba, Kelompok Sahabat Baopana Bahas RAT, Calon Pengurus dan Pengawas Kopdit Obor Mas

RAT Kelompok Sahabat Obor Mas Baopana di Desa Baopana, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, Kamis 8 Mei 2025. (dok.kopdit obor mas).

LEWOLEBA, dewadet-com-Bukan di dalam gedung aula berpendingin ruangan atau kipas angin, tapi dibawah naungan Pohon Nimba yang rindang, puluhan anggota Kelompok Sahabat (KS) Baopana Kopdit Obor Mas di Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata menyelenggarakan RAT Mini  2024, Kamis 8 Mei 2025.

Canda, tawa, senyum sumringah terpancar dari raut wajah semua anggota yang hadir, kaum tua maupun berusia muda.Tak terasa suasana formal, padahal mereka sedang membicarakan laporan pertanggungjawab pengurus dan laporan kerja pengawas, aspirasi yang dibawah ke RAT midi ke Kopdit Obor Mas Cabang Utama Lembata.

Hal urgen juga dibicarakan mengenai calon pengurus dan pengawas periode 2006-2009. Pelayanan di tempat kepada anggota juga paling dominan dibicarakan, meski selama ini pelayanan sudah dilakukan dengan mobil kas keliling.

KS Baopana dipimpin, Theresia Tuto, merupakan salah satu KS yang aktif menyelenggarakan rapat bulanan dari tiga KS di Desa Baopana. Setiap bulan, anggota KS selalu hadir dan aktif membicarakan berbagai hal menyangkut kelangsungan lembaga milik bersama anggota ini.

Baca juga: GM dan Pengurus Kopdit Obor Mas Temui Gubernur NTT Undang  RAT dan Peresmian Kantor Cabang Ende

“Kalau di rapat di dalam gedung yang dihadiri anggota dari tempat yang lain, kadang kita saksikan anggota itu sungkan sampaikan pendapat. Tapi dalam RAT mini, mereka  santai sampaikan apa yang mereka rasa perlu ditanyakan. Paling banyak minta pelayanan di tempat,” kata Mukhlis Akbar, Manajer Cabang Utama Kopdit Obor Mas Lembata, Kamis siang.

Anggota KS, lanjut Mukhlis menanyakan tentang pinjaman, Daperma, dana duka. Semua unek-unek yang dirasakan tidak dipahami disampaikan terbuka dalam pertemuan berlangsung selama tiga jam tersebut.

“Mereka tidak malu. Susana sangat cair,” kata Mukhlis.

Baca Juga:  Anggota Tak Sungkan Sampaikan Aspirasi di RAT Mini Kopdit Obor Mas

Sampai hari Kamis, Cabang Utama Lembata sudah menyelesaikan 50 persen RAT mini dari 190 KS melibatkan sebanyak 10.239 anggota.

“Kami punya 15 pemasaran, setiap hari kami bisa selesaikan dua KS. Batas waktu RAT KS sampai 12 Mei 2025,” kata Mukhlis.

Cabang Utama Lembata menaungi sebanyak 13.334 anggota mencatat aset senilai Rp 98 miliar.

Sebelumnya diberitakan RAT 2024 Kopdit Obor Mas dimulai dengan RAT mini pada 2.393 titik melibatkan 158.204 anggota pada berbagai daerah di Pulau Flores, Lembata, dan Timor. Semua anggota bergabung di setiap Kelompok Sahabat Obor Mas.

Baca Juga: Kopdit Obor Mas Laksanakan RAT Mini di 2.393 Titik

Model RAT yang dimulai sejak pandemi Covid-19 tahun 2019 dinilai lebih efektif, efisien dan mendapat respon besar anggota. Pertemuan berlangsung di dalam rumah-rumah anggota bahkan dibawah naungan pohon melibatkan partisipasi anggota lebih aktif.

“Suasana sangat hidup dan partisipasi anggota lebih besar. Mereka bisa menyampaikan pendapat lebih bebas, mereka duduk lesehan. Ketimbang RAT sebelumnya dilakukan dalam aula yang besar ada rasa enggan anggota,” kata General Manajer KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, kepada dewadet.com, Sabtu malam 3 Mei 2025.

“Kadang kita saksikan orang malu omong, tapi dengan jumlah yang terbatas, pertemuan di dalam teras rumah, di bawah pohon, mereka lebih bebas bicara. Ada dialog yang bagus. Mereka lebih mudah paham,” kata Yanto lagi. *

 

Penulis: Eginius Moa

Editor: Eginius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan