Batuk Malam Gunung Lewotobi Laki-Laki Semburkan Abu Setinggi 2.000 Meter
MAUMERE,dewadet.com-Semenjak erupsi Senin, 7 Juli 2025 pukul 11.05 Wita, Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur terus menyemburkan abu setiap waktu.
Selasa, 8 Juli 2025 pukul 22.21 Wita, Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali ‘batuk’ membentuk tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau sekira 3.584 meter di atas permukaan laut.
Pos Pemantau Gunung Lewotobi Laki-Laki merilis, kolom abu yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi sementara ini sekitar 5 menit 13 detik.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menetapkan status Level IV atau Awas dengan rekomendasi kepada masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dan sektora barat daya – timur laut 7 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Baca Juga: Cerita Mahasiswa KKN Unipa Terjebak Muntahan Kerikil dan Abu Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki
Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Pada Selasa 8 Juli 2025 pukul 16.08 Wita, Gunung Lewotobi Laki-Laki erupsi dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 1.200 meter di atas puncak atau sekitar 2.784 meter di atas permukaan laut.
Baca juga: Dua Kali Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus, Tinggi Kolom Abu 4.000 Meter
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 4.4 mm dan durasi sekitar 54 detik. *





