MAUMERE,dewadet.com-Viral di media sosial facebook Forum Peduli Rakyat Sikka (FPRS) memosting oknum Kanit Buser diduga   menangkap penjudi kupon putih dan meminta tebusan uang Rp 20  juta.

Postingan yang juga dikirim kepada wartawan menyatakan apakah ini ada backing-an dari oknum sampai Km 2 belakang Pintu Air tidak pernah digerebek.

Viral di Maumere Kanit Buser bersama oknum anggota Resmob Sikka melakukan pemerasan terhadap masyarakat sebesar Rp 20 juta.

Bukan hanya pemerasan tapi perjudian di Kabupaten Sikka sekarang lagi marak karena di-backing oknum anggota tersebut yang diperintahkan langsung Kasat Reskrim dengan setoran minggu dan bulanan.

Baca Juga:Polres Sikka Nominasi Nasional Lima Polres Terbaik Kompolnas Award 2025

Bapak Kapolres Sikka apakah bapak tahu pekerjaan bawahan bapak seperti ini di lapangan? Ataukah bapak Kapolres juga yang memerintahkan anggota bapa untuk memeras masyarakat dan meminta uang jatah mingguan n bulanan ke para pemain judi sabung ayam?

Kepala Kepolisian Resort Sikka, AKBP Bambang Supeno, S.IK, melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, menegaskan postingan di facebook FPRS yang mengatakan Kapolres turut menerima setoran tidak benar.

“Sementara, dugaan Kanit Buser menerima setoran masih dalam proses penyelidikan oleh Propam,” kata Leonardus dalam pesan WhatsApp, Jumat siang 1 Agustus 2025 menanggapi postingan di facebook tersebut.

Leonardus mengatakan Propam Polres Sikka sudah memeriksa yang  (anggota) yang bersangkutan. Bagaimana hasil pemeriksaan? Leonardus menambahkan masih dalam proses.*

 

Penulis: Eginius Moa

Editor: Eginius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan