Pemdes Nirangkliung Tak Sanggup Bantu Rumah Warga Ambruk Diterjang Angin
MAIUMERE, dewadet.com-Empat unit rumah warga Desa Nirangkliung di Kecamatan Nita,Kabupaten Sikka, Pulau Flores, ambruk diterjang angin kencang dan hujan lebat, Kamis sampai Jumat, 22-23 Januari 2026. Sejumlah 16 jiwa warga memgungsi ke rumah tetangga, namun pemerintahan Desa Nirangkliun tak mampu membantu warganya kesulitan, sebab dana alokasi desa dipotong pemerintah pusat.
Empat unit rumah rusak berat tersebut milik Laurensius Laki, Maria Sengsara Mater Dolorosa, Maria Sanggo, dan Petrus Kanisisu Leu. Dana, dan satu unit rumah guru SDK Ntrangkliung juga rubuh. Selain puluhan unti rumah warga hanya rusak ringan semisal atap seng terlepas.
“Kami pemerintah desa hanya mendata, belum bisa memberikan bantuan. Keadaanya baru awal tahun, anggaran juga belum ada. Dana desa sudah di potong 60-70 persen dari total anggaran tahun sebelumnya,” kata Pejabat Kepala Desa Nirangkliung, Herman Alisari, Jumat malam 23 Januari 2026.
Dia menyebut dana Desa Nirangkliung semula berjumlah Rp 800 juta lebih dipotong sisa Rp 200 juta lebih pada tahun anggaran 2026. Peruntukan penggunaan dana desa tersebut sudah ditentukan oleh pemerintah pusat.
Baca juga:Perumda Wair Puan dan Pemdes Nirangkliung Sepakat Perbaiki Pipa Rusak Terdampak Proyek Jalan
“Kami tidak bisa bantu apa-apa, karena fokus keuangan pada bantuan langsung tunai, stunting, ketahanan pangan dan Koperasi Desa Merah Putih. Kegiatan fisik tidak ada, termasuk program beda rumah dan bantuan bencana,” lata Herman.
Dikatakanya, selama dua hari pada hari Kamis sampai Jumat, aliran listrik dari PT PLN ke wilayah itu padam total. Banyak pepohonan yang tumbang dan dahan mengenai jaringan listrik. *




