Perumda Wair Puan dan Pemdes Nirangkliung Sepakat Perbaiki Pipa Rusak Terdampak Proyek Jalan
MAUMERE,dewadet.com-Kerusakan pipa air milik Perumda Wair Puan di Desa Nirangkliung, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, dalam proyek perluasan jalan desa itu disepakati Jumat siang, 12 September 2025 ditanggung bersama.
“Kami bersepakat untuk menyelesaikan kerusakan pipa di Nirangkliung,” kata Direktur Perumda Wair Puan, Frans Laka, Jumat malam.
Pertemuan ini dihadiri Camat Nita, Kapolsek Nita, pejabat Kepala Desa Nirangkliung, para tokoh di desa, tokoh masyarakat juga mantan Ketua DPRD Sikka, Donatus David, Kepala Desa Lusitada dan perwakilan warga menyepakati tiga poin.
Pertama, manajemen Perumda akan membantu operasional alat berat untuk bongkar material. Sedangkan masyarakat membantu mengevakuasi pipa ke pinggir, selanjutnya penimbunan kembali ditanggung pihak desa.
Kedua, bersama desa dan masyarakat membantu advokasi usulan 19 tahun lalu mengenai janji pemerintah membangun jalan hotmix ke wilayah itu,
Kesepakatan ketiga, kata Frans Laka, Perumda Wair Puan tetap beroperasi dengan memperhatikan beberapa lokasi yang menghalangi akses jalan dan memperbaikinya.
“Masyarakat menginginkan rapat dengar pendapat dengan pemerintah supaya merealisasikan janji pada saat pekerjaan pipa dan harus ada batas waktu pencapaiannya,” kata Frans Laka.
Dalam pertemuan itu, Fras Laka menyampaikan permintaan maaf perusahaan kepada masyarakat Nirangkliung. Dampak pemberitaan ini dipublikasikan di media online, masyarakat merasa terluka karena dihakimi.
Baca juga: Pelanggan PDAM di Wuring Sedot Air Pakai Dinamo, Disanksi Rp 1 Juta dan Bikin Pernyataan
“Dengan hati tulus, kami telah saling memaafkan,” kata mantan Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sikka.
Frans Laka menambahkan, manajemen juga akan memperbaiki beberapa titik akses pipa yang menghambat laju kendaraan.
Mereka mengeluh pengendara sepea motor harus angkat stir, bahkan terpeleset karena pipa memalang jalan. Kadangkala mobil pun terhambat ketika lewat titik pipa 6 dim yang melintang.
“Fasilitas (pipa) dibangun dengan APBN. Kami menerima pengelolaan asetnya,” kata Frans.
Baca juga: Sepakbola Kecamatan Nita, Tak Hanya Piawai di Gelora Samador juga di Kebun Holti
Diberitakan sebelumnya, pengerjaan jalan di Desa Nirangkliung turut merusak sekitar 100 meter pipa air Perumda Wair Puan bersumber dari mata air Nirangkliung. Kerusakan itu berdampak terhadap 1.023 pelanggan yang tidak menikmati air ke wilayah IKK Nita bahkan sebagian di Kota Maumere.*




