Kopdit Obor Mas Gembleng Lagi 71 Karyawan Baru, GM Puskopdit; OJT Bukan Pelatihan Biasa

Peserta OJT KSP Kopdit Obor Mas mengikuti pembukaan di Aula Henrich Puskopdit Swadaya Utama Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, Senin 16 Maret 2026. (dewadet,com/eginius moa).

MAUMERE,dewadet.com-Sukses menyelenggarkan on the job training (OJT) gelombang pertama yang telah berakhir 13 Maret 2026 dan telah diutus berkarya ke-14 cabang Kantor KSP Kopdit Obor Mas, manajemen dan pengurus kembali menggembleng 71 karyawan baru, Senin 16 Maret 2026 di  Puskopdit Swadaya Utama Maumere.

OJT kerjasama KSP Kopdit Obor Mas dengan Puskopdit Swadaya Utama akan berlangsung dua pekan berakhir  31 Maret 2026. Para karyawan baru ini telah menyelesaikan magang selama tiga bulan berasal dari kantor cabang Kabupaten Manggarai Barat, Ngada, Nagekeo, Flores Timur, Lembata dan Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Kegiatan ini diadakan agar karyawan siap bekerja di Kopdit Obor Mas melalui pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan, pengetahuan, kebiasaan kerja dan sikap kerja karyawan.

Dengan OJT, karyawan baru diharapkan memiliki kebulatan tekad, dan sikap positif meraih prestasi, menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, rekan kerja dan juga pekerjaannya. Karyawan juga diharapkan punya komitmen dalam bekerja dan menumbuhkan semangat kerja yang tinggi.

Baca juga:Kopdit Obor Mas Lepas Karyawan Baru ke Cabang, Pesan Pater Vabi, Jujur Ibarat Mata Uang  

General Manajer Puskopdit Swadaya Utama Maumere, Fransiskus de Fransu, mengatakan OJT bukan pelatihan kerja biasa, tetapi membentuk karakter, kompetensi dan komitmen insan credit union (CU).

“Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi  juga belajar langsung dari praktek pelayanan kepada anggota. OJT dipadukan dengan kegiatan harian dari setiap karyawan yang akan melaksanakan aktivitas di rumah, kantor dan masyarakat,” kata Fransu, selaku tuan rumah penyelenggara OJT.

Pembukaan OJT dihadiri GM Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, pengurus dan pengawas, Ketua Puskopdit Swadaya Utama, Heni Doing, tokoh nasiona Kopdit asal NTT, Romanus Woga,dan staf manajemen.

Nilai Luhur Kopdit Obor Mas 

Baca juga:Penegasan Berulang GM, Kopdit Obor Mas Milik Anggota, Kita Hanya Upahan

Fransu menegaskan bahwa Kopdit Obor Mas dibangun diatas nilai yang sangat luhur yakni swadaya, solidaritas dan pendidikan. Karena itu setiap orang yang hendak berkarya di  Kopdit Obor Mas dipanggil  tidak hanya menjadi pegawai, tetapi menjadi pelayan bagi kesejahteraan anggota.

Banyak hal akan dipelajari selama OJT, kata Fransu. Belajar memahami kebutuhan anggota,  mengelola keuangan dengan tanggungjawab, membangun kepercayaan dan menjaga integritas dalam  setiap pelayanan.

“Harus disadari bahwa kepercayaan anggota adalah modal terbesar koperasi. Tanpa kepercayaan, koperasi tidak bisa bertumbuh. Maka, setiap insan CU harus menjaga tiga hal penting, integritas bekerja, profesional dalam pelayanan dan komitmen terhadap kesejahteraan anggota,” tegas Fransu.

Ketiga aspek penting ini akan dikemas dalam materi OJT yang melibatkan fasilitator dari unsur Puskopdit Swadaya Utama, Kopdit Obor Mas, akademisi Unipa Maumere yang merupakan pengawas Kopdit Obor Mas, dan rohaniwan memberi penegasan dan penguatan  spritualitas bekerja di CU.*

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan