SK Menko Perekonomian Pukul 21.41 Wita, Kopdit Obor Mas Salurkan KUR Rp 200 Miliar
MAUMERE,dewadet.com-Pertemuan pengurus dengan General Manajer (GM) KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, Rabu malam 7 Januari 2026 di Lantai II kantor pusat Jalan Kesehatan Nomor 4 Kota Maumere, Pulau Flores, Provinsi NTT membicarakan persiapan akhir perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru bersama 2026, Kamis 8 Januari 2026.
Sehari menjelang perayaan syukur itu datang kabar gembira. Pesan yang masuk ke telphon genggam GM Kopdit Obor Mas mengabarkan bahwa Kopdit Obor Mas mendapat kepercayaan lagi di tahun 2026 untuk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) Rp 200 miliar. Nilai yang sama demgan tahun sebelumnya, 2025.
“Pukul 21.41 Wita masuk pesan singkat di HP Pak GM menyatakan ada SK Menko Perekonomian RI menetapkan Kopdit Obor Mas menyalurkan KUR 2026 sebesar Rp 200 miliar,” kata pengurus Kopdit Obor Mas, Andreas Mbete, menyampaikan sambutan pengurus pada malam perayaan Natal dan Tahun Baru bersama, Kamis malam.
Total KUR 200 miliar, kata Andreas diibagi untuk KUR super mikro Rp 50 miliar, KUR mikro Rp 100 miliar dan KUR kecil Rp 50 miliar.
Baca juga:Penghargaan Ketiga Kopdit Obor Mas,”Dari Lilin Kecil di Pelosok, Kami Terus Bersinar”
‘Kami pengurus, pengawas dan penasehat menyampaikan profisiat dan hormat kepada GM, Deputi PI, para manajer cabang dan seluruh staf manajemen dari 32 kantor cabang dan satu kantor pusat. Inilah hasil dari kerja keras, militansi dan pengabdian kepada anggota. Seringkali hari Minggu dan hari libur, mereka korbankan waktu masuk kerja agar KUR capai target dan sukses, sehingga Kopdit Obor Mas dapat kepercayaan pemerintah salurkan KUR di tahun 2026,” kata Andreas.
Andreas mewanti-wanti plafon KUR Rp 200 miliar bukan jumlah yang sedikit. Ia minta mulai bulan Januari sampai Desember, kita semua harus kerja lebih keras lagi. Pelayanan harus lebih prima kepada anggota sehingga penyalurkan KUR mencapai target.
“Kita semua bisa tersenyum bangga kalau kinerja capai target.Tahun 2026, kita harus bangkit dari kekurangan, kelemahan dan kegagalan kita. Jangan takut gagal. Kalau takut gagal maka kita tidak akan pernah mencoba hal yang baru. Kegagalan juga dipicu karena kita menunda pekerjaan,” pesan Andreas.
Andreas mengajak melakukan hal-hal kecil dan sederhana, karena dari hal kecil yang dilakukan akan memperoleh hasil yang besar. Jangan biarkan hal kecil lewat begitu saja.
Baca juga:KUR Kopdit Obor Mas; Anggota Leluasa Beli Hasil Bumi di Kolbano Dijual ke Kupang
Perayaan syukur Natal dan Tahun Baru Bersama mengusung tema “Keluarga: Tempat Pertama Tuhan Menyapa,” dengan konselebran utama Uskup Maumere, Mgr.Edwaldus Martinus Sedu, dan kor oleh Orang Muda Katolik Paroki Wolonmaget.
Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi, hadir bersama tokoh penggerak Kopdit, Romanus Woga, Ketua Pengurus, Markus Menando, dan anggota, pengawas, General Manajer Kopdit Obor Mas, GM Puskopdit Swadaya Utama, Fransiskus De Fransu, dan ratusan karyawan dan mitra Kopdit Obor Mas.
Tahun 2026 menjadi tahun ke-10 Kopdit Obor Mas menyalurkan KUR setelah peresmian perdana tanggal 19 Desember 2017 oleh Menteri Koperasi, IGN Puspayogo di masa pemerintahan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Kopdit Obor Mas juga merupakan Kopdit pertama Indonesia yang bisa disalurkan selain dua koperasi lainya, Koperasi Jasa Pekalongan dan sebuah KSP Koperasi Guna Prima Dana Bali. *





