Pelatih CBN: Persebata Bikin Kami Kesulitan, Pelatih Persebata: ‘Salahkan’ Angin  

Tim Persebata dan  Citra Bakti Ngada menyampaikan konferensi pers usai pertandingan persempatfnal Piala Suratin U-17, Minggu 9 Agustus 2026 di Gelora Samador Maumere. (dewadet.com/eginius moa)

MAUMERE,dewadet.com-Memenangi perempatfinal sepakbola Piala Suratin U-17 atas Persebata Lembata 3-1, Minggu siang 9 Agustus 2026 di Gelora Samador Maumere, Pelatih Citra Bakti Ngada (CBN),  Konstantinus Siko, dan Kapten kesebelasan memuji pemaian Persebata menyajikan lawan seimbang dan menyulitkan.

Sementara Pelatih Persebata, Heri Maulan menyalahkan kondisi cuaca, angin bertiup kencang di dalalam lapangan menyulitkan pemainya menampilkan karakter tim.

“Kami kesulitan bermain bola panjan, karena angin agak kencang. Penguasan bola dari kaki ke kaki juga sangat baik sekali tapi faktor angin yang kencang, beberapa ‘longpass’ terhambat oleh angin,” ujar Heri Maulana dalam konferensi pers dipandu Komisi Disipin Asprov PSSI NTT, Abdul Hakim, Minggu sore.

Heri Maulana, menyoroti beberapa keputusan wasit yang dianggapnya kontroversial dan merugikan Persebata.  Menurutnya gol pertama CBN dari tendangan bebas karena pelanggaran sangat mengganggu psikologi  pemain.

Baca juga:Persebata Ratapi Kekalahan, Goyang Ja’i CBN Jumpa Perse di Semifinal Piala Suratin

“Pelanggaran itu menurut kami tidak perlu dengan tendangan bebas, itu kerugian bagi tim kami. Gol tersebut buat mental pemain ‘down’. Mereka butuh waktu lagi untuk menyesuaikan permainan,”  kata Heri Maulana.

Namun, Abdul Hakim, menimpalinya apapun keputusan wasit, Persebata keluar lapangan dengan kepala tegak.

“Ini sepakbola. Sepakbola bersahabat dan mempertemukan kita. Saya kira, Persebata tampilkan permainan terbaik, dan wasit memberi keputusan sesuai hasil penglihatannya. Kita tidak bisa intervensi,” tegas Abdul Hakim.

Manajer Persebata, Ibrahim Isre, menyampaikan proficiat kepada CBN memenangi pertandingan perempatfinal.

Baca juga:Perse Ende Tantang Persada SBD, CBN Jumpa Persebata, Tim Mana Lolos Semifinal?

“Dewi fortuna lebih berpihak kepada CBN, ketimbang kami. Anak-anak sudah berjuang maksimal, Tapi cuaca juga turut memengaruhi permainan tim kami. Angin  bertiup agak keras di babak pertama ketika kami berada di utara. Kartu merah kepada kiper Persebata sangat besar pengaruhnya kepada tim secara keseluruhan,” imbuh Ibrahim.

Sementara Kapten Persebata, Farhan Aflahan Emon Ibrahim, menyampaikan terima kasih untuk teman-temannya  yang telah berusaha maksimal.

“Terima kasih untuk warga di Lembata dan di Maumere. Kami sudah berusaha maksimal, tapi dewi fortuna lebih berpihak kepada CBN. Pesan saya untuk teman-teman, kita terus berlatih,semengat dan terus berkarier di sepakbola,” pesan Farhan.

Pelatih CBN, Konstantinus Siko, menyampaikan rasa syukur dan berkat Tuhan, dukungan leluhur dan masyarakat Ngada mengantar kemenangan CBN lolos ke semifinal.

Baca juga:PS Malaka Geser CBN dari Juara Grup D, Bupati Malaka: Perjalanan Masih Panjang

“Saya apresiasi kepada Persebata yang memberikan perlawanan yang seimbang, Kami agak kesulitan juga. Saya amati kondisi angin dan panas sekali. Determinasi pemain Lembata dari kaki ke kaki. Kami lakukan antisipasi. Terus ‘press’ di lini tengah, sehingga aliran bola ke depan, dan kami main bola panjang, memanfaatkan peluang ciptakan gol,” kata Konstantinus.

Kapten CBN, Albertus Roga, juga menyampaikan terima kasih  untuk dukungan masyarakat Ngada.

“Tetap doa dan dukung kami di pertandungan selanjutnya. Terima kasih utuk Persebata menyajikan permainan yang seimbang melawan CBN. Terus berlatih dan bermain untuk level yang tinggi,”harap Albertus. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan