Plt Kades Semparong Cerita Kerinduan 81 Tahun Menanti Listrik

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago meletakan batu pembangunan PLTS di Desa Semparong, Selasa 22 September 2025. (dok humas setda sikka).

MAUMERE, dewadet.com– Dimulainya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya  (PLTS), Selasa  22 September 2026 di Desa Semparong, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT menjawab kerinduan puluhan tahun warga desa sejak negeri ini merdeka.

Sebidang lahan ukuran 40×50 meter dihibahkan oleh satu warga setempat menjadi lokasi pembangunan PLTS.

“Kami semangat untuk segera nikmati listrik karena sekian lama, banyak yang survei dan janji akan dibangun. Lalu hilang lagi. Baru kali ini, Pak  Bupati Sikka datang sendiri dan tidak lama dibangun,” kata Muhidin, Pejabat Kepala Desa Semparong, kepada wartawan Rabu siang, 23 September 2025.

Sebelum ada kepastian peletakan batu, kata Muhidin, warga Samparong masih diliputi kekhawatian antara yakin dan tidak apakah PLTS akan dibangun.

Baca juga:81 Tahun Warga Semparong Menanti Listrik, Dijawab Bupati Sikka Letakan Batu Pembangunan PLTS

“Tapi, begitu tahu bahwa proyek PLTS pasti jadi, warga menjadi sangat bersemangat. Gotong royong satu jam lebih, mereka babat 15 belasan pohon mete di atas lahan bangun PLTS ini,” cerita Muhidin.

Desa Samporong dihuni 1.200 jiwa dari 325 kepala keluarga, kata Muhidin berterima kasih kepada Bupati Sikka yang telah mewujudkan kesulitan listrik yang telah berpuluh tahun.

PLTS Samparong direncanakan akan menerangi 297 rumah warga, selain fasilitas umum Pustu Semparong, kantor desa, Poskesdes, SDN Semparong, dan SMPN Sukun, Masjid dan dua musola serta 32 titik penerangan jalan umum.

“Dalam pekan ini instalasi listrik rumah tangga sudah dikerjakan oleh rekanan. Semua rumah akan dipasangi meteran listrik,” kata Muhidin.

Baca juga:Kantor Bupati Sikka Direhab Pasca Gempa Flores, Bupati dan Wabup Tempati Gedung Lama

Sebelumnya Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago meletakan batu pertama pembangunan PLTS Wilayah 5 di Desa Semparong. Pembangunanya ditarget rampung pada Desember 2026.

‎Yoris Kago, mengatakan perjuanganya menghadirkan listrik bagi warga Semparong, juga Desa Lidi di Kecamatan Palue dilakukan sejak 2025 akhirnya terealisasi pada 2026. Usaha itu dilakukan karena kebutuhan listrik merupakan hak dasar masyarakat dan kunci kemajuan desa.

“Tahun lalu saya sampaikan langsung ke Pak Menteri ESDM.  Awal tahun ini, saya bertemu lagi stafsus Menteri ESDM untuk memastikannya. Puji Tuhan, hari ini sudah peletakan batu pertama. Semoga kedepan masyarakat Semparong sudah bisa cok nasi, setrika baju dan bisa baca Al-quran sepanjang waktu,” harap Yoris Kago.

Bupati Sikka juga berharap pembangunan fasilitas PLTS mendapat dukungan masyarakat setempat, sehingga pada bulan Desember nanti, warga Semparong sudah menikmati penerangan.‎

Baca juga:Bupati Sikka Tak Menunda Keluhan Warga Minta Penerangan Jalan di SDI Misir

‎Koordinator PT. Arca Energi, Budi menjelaskan PLTS dibangun di lahan 40×50 meter persegi disumbangkan sukarela masyarakat Desa Semparong. Dengan kapasitas 186,9 kWp (kilowatt peak), setiap rumah bisa memasang meteran 1.200 kWh. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan