BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian): Iman yang Bertindak, Doa yang Menjadi Nafas Aksi
Rabu, 3 September 2025. Peringatan Wajib St. Gregorius Agung, Paus dan Pujangga Gereja
Kolose 1:1-8; Lukas 4:38-44.
Oleh: Rd.Fidelis Dua
“BUKAN dengan kekerasan dunia, tetapi dengan kelembutan hati dan pengabdian, jiwa manusia dituntun kepada Allah,” demikian ajaran abadi St. Gregorius Agung, Paus dan Pujangga Gereja yang kita kenang hari ini.
Ungkapan ini meneguhkan kita bahwa ziarah hidup kepada Allah bukan dilalui dengan dominasi atau kekuasaan, melainkan melalui kelembutan kasih, ketulusan hati, dan iman yang diwujudkan dalam teladan hidup. Sabda Allah hari ini menguatkan panggilan itu: hiduplah dalam iman yang bertumbuh, biarkan kasih menuntun setiap langkah, dan jadikan setiap tindakan sebagai berkat yang berdampak bagi sesama.
Saudari dan saudara yang terkasih dalam Kristus. Dalam bacaan pertama, Rasul Paulus menulis kepada umat di Kolose, mengungkapkan syukur atas iman mereka dan kasih mereka yang berbuah dalam seluruh dunia. Ia menekankan bahwa iman yang hidup bukan sekadar kata-kata, tetapi tindakan yang lahir dari hati yang terbuka, meneladani Kristus, dan menebarkan buah-buah kebaikan melalui kasih.
Bagi kita hal ini berarti bahwa iman harus dibawa dalam setiap tindakan di tengah kehidupan keluarga, lingkungan kerja, sekolah, dan komunitas, sehingga hidup kita menjadi berkat bagi orang lain. Bukan hanya sekadar ritual atau tradisi.
Yesus menunjukkan perbuatan nyata dari iman dengan menyembuhkan mertua Petrus dan banyak orang lain, lalu menarik diri untuk berdoa dan melanjutkan pelayanan-Nya.
Baca juga: BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian): Berjaga di Tengah Dunia yang Gelap
Kisah penyembuhan dan aksi menarik diri kesibukan pelayanan menegaskan bahwa pelayanan yang tulus selalu bersumber dari persekutuan dengan Bapa, dari doa, dan dari iman yang teguh. Yesus hadir di tengah kebutuhan orang banyak, namun tetap menjaga keseimbangan antara aksi nyata dan keheningan doa.
Di zaman sekarang, kita pun dipanggil untuk menolong sesama, menguatkan yang lemah, dan hadir bagi mereka yang membutuhkan, sambil senantiasa mengisi hidup kita dengan doa dan kesetiaan kepada Tuhan.
Saudari dan saudara terkasih, peringatan St. Gregorius Agung mengajak kita untuk meneladani kelembutan hati, kesabaran, dan kepedulian dalam setiap pelayanan. Mari kita hidup dengan iman yang tidak hanya percaya, tetapi aktif menebar kasih, membimbing tanpa pamrih, dan meneguhkan sesama melalui teladan nyata.
Setiap doa yang kita panjatkan, setiap tangan yang menolong, dan setiap kata yang menenangkan menjadi saksi hidup dari kasih Kristus yang mengubah dunia. Biarlah kita, seperti St. Gregorius dan seperti Yesus, menjadi pembawa terang dan rahmat bagi dunia yang membutuhkan kedamaian, keadilan, dan kasih.
Baca juga: BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian): Di Tengah Penolakan, Harapan dan Cahaya Tak Pernah Padam
Petikan Butiran Sabda Allah hari ini:
Kasih yang lembut menembus kerasnya dunia, dan ketulusan hati menyalakan terang yang membimbing setiap langkah menuju Allah dan sesama.
Pelayanan yang lahir dari iman dan doa adalah jembatan yang menghubungkan hati manusia dengan rahmat Ilahi, menjadikan hidup kita berkat yang nyata bagi dunia.
Tuhan memberkati kita.
Editor: Eugenius Moa





