Germo dan PSK Minta Ganti Pembalut Kabur dari Kantor Satpol PP

Hasil operasi penyakit masyarakat dari Hotel M dan TM di Kota Maumere, Sabtu malam 29 November 2025. (dok.Satpol PP Sikka)

MAUMERE, dewadet.com-Sebanyak 11 orang pria dan perempuan pekerja seks komersial (PSK) diciduk dari Hotel M dan TM di Kota Maumere, Pulau Flores, Sabtu malam atau Minggu dini hari, 30 November 2025.

Apesnya pria berinisial YAH yang menjadi germo kabur usai pemeriksaan darah dan urine di Puskesmas Beru. Meski hasil pemeriksaan menyatakan negatif penyakit menular seksual.

Sementara dua orang PSK, MPEJ dan JEI usai makan siang di Kantor Satpol PP minta izin menganti pembalut di kamar mandi Kantor Satpol PP ternyata kabur lewat pintu belakang.

“Dua PSK perempuan ini minta izin ke kamar mandi mau ganti pembalut. Kami percaya karena mereka perlihatkan juga pembalut, ternya mereka keluar lewat pintu belakang,” kata Yosef Nong, Kepala Seksi Pengawasan, Pembinaan dan Penyuluhan Kantor Satpol PP Sikka, mewakili Kepala Satpol PP dan Damkar Sikka, Adeodatus Buang da Cunha, dihubungi Minggu sore.

Baca juga:Empat PSK Mengidap Penyakit Raja Singa dan Seorang Hamil Diamankan Satpol PP dari Rumah Warga Maumere

Yosef  mengatakan telah mengerahkan anggota mencari di sekeliing kantor dan lokasi di belakang kantor. Dua kendaraan kantor juga dikerahkan mencari kedua perempuan ini, tak ditemukan.

“Dua orang yang kabur ini, seorang berasal dari Hewokloang berusia 15 tahun dan seorang lagi asal Kecamatan Talibura,” kata Yosef Nong.

Yosef Nong menjelaskan operasi tim gabungan dari Satpol PP, Polres Sikka, Kodim 1603 Sikka dan Lanal Maumere, menangkap 11 orang, terdiri dari lima orang perempuan dan enam orang pria. Namun lima orang pria dipulangkan karena tidak cukup bukti, sedangkan seorang pria dan lima perempuan dibawah ke Kantor Satpol PP untuk pendalaman keterangan.

“Enam orang diperiksa darah dan urine di Puskesmas Beru. Hasil pemeriksaan menyatakan seorang perempuan menderita penyakit HIV dan sifilis, dua orang perempuan sifilis,seorang hamil tiga bulan dan dua orang negatif penyakit,” kata Yosef. *

Penulis: Eginius Moa

Editor: Eginius Moa

Komentar

3 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan