Puluhan Warga Terjebak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Ketika Beri Makanan Hewan

Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, Provinsi NTT, Selasa 17 Juni 2025 pukul 17.35 Wita. (kiriman warga wulanggitang)

MAUMERE,dewadet.com- Puluhan penyintas yang pulang ke kampungnya memberi makan hewan peliharaan terjebak oleh erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, Provinsi NTT, Selasa 17 Juni 2025 pukul 17.35 Wita.

Sampai berita ini ditayangkan pukul 22.14 Wita, para penyintas masih berlindung di wilayah Hikong dan Bogantar, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, sekitar belasan kilometer dari pusat gunung api.

Kepala Desa Klatanlo, Kecamatan Wulanggitang, Petrus Muda Kurang, dihubungi dewadet.com, Selasa malam, 17 Juni 2025 menuturkan bahwa warganya masih berlindung di Hikong (dekat perbatasan Kabupaten Sikka-Flores Timur).

“Setiap hari mereka harus datang ke kampung beri makan hewan, babi dan kambing. Pada saat beri makan mereka terjebak letusan, mereka tidak bisa lewati wilayah Hokeng kembali ke Posko pengungsian di Konga, Kecamatan Titehena, karena jalan raya yang dilewati sangat dekat dengan letusan gunung api,” kata Petrus, kepada dewadet.com.

Baca Juga: Cerita Kades Hokeng Jaya tentang Letusan Lewotobi Laki-Laki: Gemuruh Kurang Kuat, Abunya Dasyat! 

Petrus mengatakan, para pengungsi lari menyelamatkan diri lari ke arah Hikong sampai Bogantar di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Wilayah yang relatif jauh dari letusan.

“Saya terus kontak menjalin komunikasi dengan warga. Saya sampaikan kalau kondisinya tidak memungkinkan sebaiknya menginap saja di sana, menunggu keadaan membaik baru kembali ke hunian sementara (Huntara),” saran Petrus.

Setiap hari, pagi dan petang, kata Petrus, warganya juga warga desa-desa tetangga seperti Desa Hokeng Jaya, Nawakote, Desa Boru kembali ke rumah mereka memberi makan hewan peliharaan dan melihat kondisi rumah yang telah delapan bulan lebih ditinggalkanya.

Dia tak memastikan berapa jumlah warga yang kembali ke kampung memberi makan ternaknya, tapi jumlahnya bisa puluhan orang. Karena hampir setiap rumah memelihataan ternak, babi, ayam, kambing dan lainnya.

Baca Juga: Erupsi Gunung Lewotobi Bentuk Kolom Abu Setinggi 10.000 Meter

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Selasa petang, dilukiskan Petrus mengerikan merupakan yang terbesar selama ini sejak letusan pada pertengahan bulan November 2024. Letusannya mengejutkan banyak warga sebab kolom abunya sangat tinggi.

Diberitakan sebelumnya, Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, Provinsi NTT kembali erupsi Selasa, 17 Juni 2025 pukul 17:35 Wita membentuk kolom abu teramati  sekitar 10.000 meter di atas puncak  atau sekitar 11.584 meter di atas permukaan laut.

Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-laki dalam keterangan Selasa malam menyebut letusan itu juga membentuk kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara, timur laut, timur, tenggara, selatan, barat daya, barat, dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini  sekitar 6 menit 53 detik. *

 

Penulis: Eginius Moa

Editor: Eginius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan