Sebulan Rampung Klaim Santunan Duka Anggota Kopdit Obor Mas

Pengurus dan Manajemen KSP Kopdit Obor Mas ketika menyerahka klaim santunan kepada ahli waris Romanus Woga di Centrum, Kota Maumere, Pulau Flores, Provinsi NTT, pada 26 Februari 2026. (dok.Kopdit Obor Mas).

MAUMERE,dewadet.com-Perbaikan kinerja pelayanan manajemen KSP Kopdit Obor Mas tidak semata fokus terhadap terhadap simpanan dan pinjaman oleh anggotanya.

Sinergi KSP Kopdit Obor Mas dengan PT Pandai berhasil merampungkan klaim santunan duka almahrum Matilda Clementia dalam waktu sebulan menjadi yang tercepat pertamakali.

Tepat sebulan setelah kepergian almahrum tanggal 25 Januaeri 2026,klaim santunan duka diserahkan pada 26 Februari 2026. Kecepatan dan ketepatan pelayanan ini diharapkan menjadi loncatan dalam pengurusan klaim santunan bagi anggota yang lainnya.

Pengurus KSP Kopdit Obor Mas, Andreas Mbete mengatakan penyelesaian klaim santunan duka anggota Kopdit Obor Mas kali ini merupakan yang paling cepat dari proses klaim santunan yang telah dilakukan selama ini. Penyerahan santunan dilakukan di kediaman ahli waris, Romanus Woga, di Centrum, Kota Maumere.

Baca juga:Febi Tak Menyangka Suami Wariskan Asuransi Rp 34 Juta di Kopdit Obor Mas

“Ini yang tercepat pertama dari semua pengalaman klaim santunan anggota. Kita berharap proses yang sangat cepat ini bisa dilakukan juga untuk klaim santunan anggota yang lain,” kata Andreas, Selasa 3 Maret 2026.

Andreas berharap proses cepat klaim santunan ini jangan sampai hanya karena ahli warisnya pernah mengemban jabatan stategis Wakil Presiden Koperasi Kredit Asia, Ketua Inkopdit, tokoh nasional Kopdit asal Provinsi Nusa Tenggara Timur,dan mantan Wakil Bupati Sikka. Praktek baik ini harus berlaku kepada semua anggota.

Romanus Woga, mengatakan sebagai anggota Kopdit Obor Mas, dia menyampaikan terima kasih kepada manajemen dan pengurus Kopdit Obor Mas serta kepada PT Pandai. Dia berharap pelayanan yang cepat dan tepat akan menggugah lagi Kopdit yang lain menjadi anggota PT Pandai.

Selama ini bahkan juga semasa menjabat Ketua Inkopdit, kata Romanus, dia menerima banyak keluhan pelayanan terlambat dan tunda klaim, karena administrasi belum lengkap.

Baca juga:Ada Hikmah dari Dukacita, Santunan Asuransi Perlindungan Kopdit Obor Mas di Mata Maria Simporosa  

“Tapi kali ini, ibu meninggal 25 Januari 2026, tanggal 26 Februari 2026, satu bulan klaim selesai. Ini satu peluang yang bagus. Dokumen administrasi yang cepat harus menjadi contoh bagi Kopdit yang lain supaya memuaskan ahli waris. Melalui Kopdit Obor Mas, saya sampaikan terima kasih kepada PT Pandai,” kata Romanus.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan