Tragis di Desa Kowi, Anjing Mati, Pemilik Kena Alu

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dugaan penganiayaan berat menewaskan YJ di Desa Kowi, Kecamatan  Mego, Kabupaten Sikka, Senin 1 September 2025. (dok.polres sikka).

MAUMERE,dewadet.com-Tragis menimpa YJ (65) alias Jami. Warga  Dusun Woloangi, Desa Kowi, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka mati kena alu BD (55) di halaman rumahnya, Senin 1 September 2025 pukul 14.00 Wita. Jami menduga anjingnya mati karena ulah BD.

Kematian Jami menciptakan suasana mencekam di kampung tersebut. Warga khawatir keluarga Jami akan melakukan tindakan balas dendam atas kematian Jami. Pelaku yang panik menyerahkan diri ke Polsek Paga beberapa jam pasca kejadian.

Kepala Kepolisian Resort Sikka, AKBP Bambang Supeno, S.IK, melalui Kasi Penmas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, Selasa 2 September 2025 menjelaskan kematian YL bermula anjing jantan miliknya mati.

Korban mendatangi rumah pelaku membawa anjing mati dan melemparkannya di halaman rumah BD, sambil berkata dalam Bahasa Lio yang artinya, “kalian makan sudah anjing itu,”

Baca juga: Tersangka Pembunuhan di Pesta Nikah Jalan KS Tubun Diancam 15 Tahun Penjara

YJ kembali ke rumahnya. Beberapa menit berselang, dia datang lagi membawa sebilah parang ke halaman rumah BD.

Pelaku berdiri di pintu depan rumahnya sekitar sekitar lima meter. Sedangkan korban mengarahkan parang ke arah terlapor sambil  berkata,” saya bunuh kamu.”

Pelaku lari ke dapur mengambil alu lalu jalan menuju korban berdiri. YJ  mengayunkan sebilah parang ke arah BD dapat dihindarinya.  BD balik menyerang YJ memukul lengan kiri membuatnya jatuh.

“Ketika korban jatuh jatuh, pelaku memukul dua kali dengan alu mengenai kepala korban. Darah keluar dan korban tidak sadarkan diri. Pada saat korban tidak sadarkan diri, pelaku mengambil parang dari tangan menyelamatkan diri ke Polsek Paga,” terang Leonardus.*

Penulis: Eugenius Moa

Editor: Eugenius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan