Owner Perusahaan Kuliner Asal Cina Temui Petani Kakao di Desa Bloro dan Petani Pala di Desa Rubit
MAUMERE,dewadet.dom-Pemilik restoran asal Cina menemui para petani Kakao di Desa Bloro, Kecamatan Nita, serta petani Pala dan Cengkeh di Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Pulau Flores.
Mr.Chen Bing Liang, pimpinan Guangxi Liang Jian Agriculture Pte Ltd, hadir untuk mengonfirmasikan kunjungan tim pendauluhu, bagian purchasing pada bulan April 2025, disusul managing director khusus makanan dan rempah-rempah yang datang pada bulan Juni 2025.
Bussines Development Manager, Vony Francis, mengatakan Mr.Chen Bing Lian sangat respek menyaksikan tanaman Kakao di Desa Bloro dan pohon Pala dan Cengkeh di Desa Rubit. Kunjungan pada dua lokasi ini berlangsung, Minggu-Selasa, 7-9 September 2025.
“Mereka (pengusaha Cina) butuh barang kita. Kakao,Cengkeh dan Pala. Dan, saya tahu benar siapa yang datang ini, owner (pemiiik) dari ratusan restoran di Cina,” kata Yovani Francis Yuki, Sabtu 12 September 2025.
Baca juga:Sekolah Lapang Kakao, Kembalinya Primadona Petani Desa Bloro dari Tanaman Terserang Hama
Vony Francis, sapaannya mengatakan Mr.Chen Bing Liang memberi respon yang sangat baik menyaksikan langsung sumber daya tanaman Kakao. Cengkeh dan Pala. Sekembalinya ke Cina, kata Vony Francis, segera ada keputusan, Namun yang pasti bahwa pengusaha Cina akan membeli Kakao, Cengkeh dan Pala dari Sikka.
Bahkan untuk bunga Pala, kata Vony, kemungkinan dilakukan pengolahan di Maumere. Pengalaman mereka, pengiriman bunga Pala mudah rusak.
“Kesimpulan dari kedatangan ini untuk konfirmasi kemudian akan dilakukan bisnis plan dan invetasi di Sikka. Lokasinya pergudangan sudah di cek di eks pabrik kapas Wailiti,” imbuh Vony Francis.
Ia menambahkan, pengusaha Cina bertemu Uskup Maumere, PSE Keuskupan dan manajemen Koperasi Bhater Sejahtera. Uskup Maumere, kata Vony Francis memberi respon sangat positif.
“Saya dapat konfirmasi terakhir dari Cina, mereka konfirm investasi melalui PT ODF (One Degree Fish) eks KCBS. Nanti ada ODF Food and Spicies, investasi khusus di bidang makanan dan rempah,” pungkas Vony Francis. *




