Dentuman Kuat dan Suara Gemuruh Sampai Puluhan Kilometer, Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi
LARANTUKA,dewadet.com-Dentuman sangat kuat dan suara gemuruh terdengar sampai puluhan kilometer menyertai erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, Rabu 15 Oktober 2025 sekitar pukul 09.21 Wita.
Letusan tersebut membentuk kolom abu setinggi 8.000 meter di atas puncak atau 9.584 meter di atas permukaaan laut menurut data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)
Suara gemuruh yang sangat kuat tedengar hingga 30-an kikometer dari pusat letusan mengejutkan warga Desa Kringa dan desa-desa sakitarnya di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka berbatasan dengan Kabupaten Flores Timur atau dari pusat letusan.
Tak lama berselang setelah terjadi letusan yang bikin panik warga, pasir dan abu melanda wilayah sekitarnya.
Baca juga:Gunung Lewotobi Laki-Laki Semburkan Abu 10 Ribu Meter
Warga Desa Runut, Maria Yeni Wati, menuturkan pada saat terjadi erupsi dia sedang memasak, sedangkan anaknya dibaringkan di dalam ayunan. Dentumanya sangat kuat membuatnya panik dan memaksanya keluar dari rumah.
Ia mengira akan terjadi gempa besar, sehingga buru-buru mengendong anaknya ditidurkan di dalam ayunan di dalam rumah.
“Saya kira akan terjadi gempa. Tanah juga bergetar,” kata Maria, dihubungi Rabu siang.
Berselang sekitar satu jam setelah letusan itu, murid Sekolah Dasar Katolik (SDK) Boganatar dipulangkan dari sekolahnya.
Baca juga:Rekaman Seismik, Meningkat Aktivitas Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki
Kepala SDK Boganatar, Protus Didimus, mengatakan para murid dipulangkan lebih cepat karena kekhawatiran terjadi letusan susulan dan gempa.
“Anak-anak takut dan kami harus pulangkan mereka. Wilayah ini terdampak material vulkanik,” kata Protus.
Diberitakan sebelumnya, sekitar empat jam setelah dilaporkan aktivitasnya meningkat pada Selasa malam 14 Oktber 2025, Gunung Lewotobi Laki-Laki akhirnya erusi, Rabu dini hari 15 Oktober 2025 pukul 01.35 Wita mengeluarkan abu setinggi 10.000 meter di atas puncak atau 11.584 meter di atas permukaan laut.
Laporan Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-Laki, Rabu dini hari tadi menyebutkan bahwa kolom abu itu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya, barat, dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sekitar 9 menit 6 detik.
Baca juga:Bandara Frans Seda Tutup Dua Hari, Dampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Erupsi yang disertai suara dentuman kuat terdengar di Pos PGA Lewotobi Laki-Laki yang saat ini berada pada Status Level IV (Awas).*
Penulis: Eginius Moa
Editor: Eugenius Moa





