Kaum Perempuan di Nita Antusias Urus Rekening dan ATM BRI untuk Cairkan PKH
MAUMERE,dewadet.com-Pemandangan yang berbeda Jumat siang, 24 Oktober 2025 tampak di teras dan Aula Kantor Camat Nita, 10 Km sebelah barat dari Kota Maumere, Pulau Flores.
Seratusan orang kebanyakan kaum perempuan usia lanjut dan kaum bapak memenuhi kantor pemerintahan itu. Kursi di dalam aula terisi penuh, sebagian lain yang tidak kebagian kursi duduk menunggu di teras.
Antri warga menanti namanya dipanggil mengurus buku rekening BRI dan kartu anjungan tunai mandiri (ATM) dari BRI Cabang Maumere. Bekal buku dan ATM, agar bisa mencairkan dana Program Keluarga Harapan (PKH) bantuan pemerintah pusat.
Pencairan PKH mengunakan ATM merupakan pengalaman perdana bagi penerima manfaat. Pada pencairan di waktu-waktu sebelumnya, penerima manfaat dibayar tunai.
Baca juga:Surat Bupati Sikka Batalkan Seleksi Enam Jabatan Tinggi Pratama
“Tempo hari uang dibagikan kepada kami. S ekarang, bilangnya kami urus buku (rekening dan ATM). Nanti baru kami ambil sendiri di bank,” kata Maria Kompiana (67).
Mencairkan mengunakan kartu (ATM) diakui Maria akan disesuaikan dengan kebutuhan keluarga. Bilamana dibutuhkan, ia akan mengambilnya ke BRI Unit Nita.
Warga Desa Nita ini mengakui pernah menerima PKH sebesar Rp 1,2 juta pada bulan Februari 2025. Uang itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan bersama suami, Yustinus Laga Key, anak dan cucunya. Keduanya tak kuat lagi mengolah kebun, karena sering mengalami sakit di tangan dan kaki.
“Uang (PKH) bisa bantu kami. Sudah dua tahun ini, ubi kayu dan pisang terserang hama penyakit. Kami terpaksa belanja di pasar,” kata Maria.
Lain lagi Karmadinus Jawa. Pertama kali menerima PKH, ia senang bisa mengurus buku rekening BRI dan ATM agar bisa mencairkan bantuan dari pemerintah.
Uang ini, kata Karmadinus akan dikirimkan menambah biaya kuliah anaknya pada semester akhir di Yogyakarta dan seorang putranya di SMKN1 Maumere yang sedang praktek kerja di Labuan Bajo.
‘Kalau hari ini bisa selesaikan buku rekening dan kartu ATM, saya segera kirim untuk anak saya. Terima kasih banyak BRI sudah membantu kami,” ujar warga Desa Nita.
Pemimpin Cabang BRI Maumere, I Nyoman Slamet Destrawan, mengatakan BRI ditunjuk menyalurkan PKH akan bekerja maksimal agar dalam bulan ini dana PKH bisa disalurkan kepada penerima manfaat.
Baca juga: Bapperida Sikka Raih Penghargaan BRIN
“Kita sudah tambah petugas (Bansos) untuk suport agar PKH segera direalisasi. Kita maksimalkan di bulan ini agar semuanya bisa ‘clear’ penyaluranya,” kata Nyoman kepada wartawan di Kantor BRI Cabang Maumere. Jumat pagi.
Penerima PKH di Kecamatan Nita sejumlah 153 orang tersebar di lima desa yakni Desa Ladogahar (13), Wuliwutik (13), Tebuk (45), Nita (61) dan Takaplager (21).*




