Nirwana Nagekeo Gagal Manfaatkan Penalti, Kapten: Saya Gugup
MAUMERE,dewadet.com-Bertanding di partai perdana turnamen sepakbola Piala Suratin (U-17), Sabtu petang 25 Juli 2026, Nirwana 04 Nagekeo gagal memanfaatkan penalti memperkecil ketinggalan 2-0 atas Persami di Gelora Samador Maumere, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Dua gol Persami dipersembahkan Cladius Ferrento Miger di menit ke-9 dan 61 menempatkannya menjadi pencetak terbanya sementar. Gol pertama lahir dari ekekusi penalty akibat pelanggaran di daerah pertahanan menjatuhkan pemain Persami.
Claus, sapaan Claudius mengeksekusi bola membentur tiang gawang membuat kiper Giovani Filemon Nua salah langkah menahan.
Keunggulan 2-0 menempatkan Persami memuncaki klasemen sementara Grup A dengan tiga poin, sedangkan Nirwana mengoleksi poin 0.
Baca juga:Persami Ditantang Nirwana Nagekeo di Pembuka Piala Suratin, Ulangan Ujicoba Persami Unggul 5-1
Pertemuan Nirwana dan Persami Maumere merupakan ulangan partai persahabatan pada bulan Juni 2026 di Gelora Samador. Persami mengusai pertandingan menang 5-1.
Nirwana tertekan sejak babak pertama. Selama 15 menit, pemain tuan rumah mampu mengurung Nirwana hingga bermain setengah lapangan. Lima tendangan penjuru di babak pertama membuktikan impresifnya anak asuhan Dasri Hairil.
Permainan Nirwana berkembang di babak kedua. Tim asuhan pelatih Anno Kein memberi perlawanan seimbang menyulitkan pemain pertahanan Persami.
Namun dalam serangan cepat dari sisi kanan, tendangan keras Claudius lebih cepat dari kiper yang posisinya keluar saranganya.
Baca juga:Sepakbola Kecamatan Nita, Tak Hanya Piawai di Gelora Samador juga di Kebun Holti
Tertinggal 2-0, pemain Nirwana memberikan perlawanan. Tekanan yang dibangun dari sektor kiri melahirkan pelanggaran berat oleh pemain belakang. Kapten Nirwana Muhamad Yusrin Betan mengeksekusi bola berhasil ditepis keluar kiper.
Muhamad mengaku gugup mengeksekusi bola dari titik penalti. “Saya agak gugup, sehingga bola terbaca kiper,” ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.
“Pertandingan perdana menjadi pembelajaran bagi kami untuk pertandingan berikutnya,” ujar Muhamaf .
Pelatih Kepala Nirwana, Anno Kein mengakui peluang penalti diperoleh tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Ia akan membenahi timnya dalam pertandingan selanjutnya. *



