Besok, Jenazah Dokter Hewan Asal Sikka Tiba di Maumere

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago melayat ke rumah almahrum, drh.Alfonsius Albinus Mehang di Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Jumat pagi, 11 Sepembee 2026. (dewadet.com/eginius moa)

MAUMERE,dewadet.com-Jenazah drh.Alfonsius Albinus Mehan (34) ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya,Papua, Rabu 9 September 2026 akan tiba di Maumere, Sabtu 12 September 2026 mengunakan peswasat Casa milik Polri.

Jenazah akan diberangkatkan dari Bandara Komodo Labuan Bajo setelah menempuh penerbagan dari Wamena-Makassar-Labuan Bajo.

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, pada Jumat pagi, 11 September 2026 mengunjungi rumah duka di Kelurahan Wailiti, Kabupaten Sikka. Yoris sempat menelpon Kapolda NTT membantu  kepulangan jenazah daru Labuan Bajo menuju kampong halamanya di Maumere.

Alfonsius meninggalkan seorang istri dan seorang anak laki-laki yang berusia lima tahun. Istri dan anaknya masih berada di Papua bersama jenazah Alfonsius menunggu proses pemulangan ke Sikka.

Baca juga:Bupati Sikka Kutuk KKB Bunuh Dokter Hewan asal Sikka, Minta Negara Tanggungjawab

Alfonsius, salah satu dari tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang tewas ditembak. Dua korban lainnya, Aprida Rapi (49), Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Jayawijaya, dan Willi Mbuik (26), CPNS pada Dinas Pertanian Jayawijaya.

Mereka ditembak ketika sedang menjalankan tugas kedinasan mengantar bantuan bibit babi. Rombongan beranggotakan 11 orang dilaporkan dihadang oleh kelompok bersenjata yang diduga merupakan KKB.

Alfonsius merupakan putra alumni SMAK Frateran Maumere. Setelah menyelesaikan pendidikan sebagai dokter hewan, ia mengabdikan diri sebagai di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

Dalam aksi penembakan tersebut, Alfonsius dilaporkan mengalami luka tembak pada bagian kepala hingga menyebabkan dirinya meninggal dunia.

Baca juga:Dokter Hewan Ditembak KKB Papua akan Diterbangkan ke Maumere

Jenazah Willi Mbuik telah diterbangkan ke Kupang untuk dimakamkan di kampung halamannya. Sementara jenazah Alfonsius dan Aprida masih berada di Wamena dan menunggu proses pemulangan.

Adik Kelas di SMAK Frater Maumere

Yoris Kago mengaku mengenal Alfonsius secara pribadi. Di hadapan keluarga korban, ia menyampaikan duka cita atas kepergian warga Sikka yang sedang berjuang mengabdi dan mencari kehidupan di tanah Papua.

“Yang pertama tentu kami sampaikan atas nama pemerintah seluruh masyarakat Kabupaten Sikka tentu mengucapkan turut berduka cita, belasungkawa atas kepergian almarhum,” kata Yoris.

Baca juga:Prajurit Asal NTT Gugur Kontak Tembak di Nduga, Papua Pegunungan

Alfonsius, kata Yoris, merupakan adik kelasnya saat menempuh pendidikan di Surabaya. Karena itu, kabar kematian Alfonsius, tidak hanya dirasakan sebagai kehilangan seorang warga Sikka, tetapi juga sebagai kehilangan seorang yang dikenalnya secara pribadi.

“Saya kenal sebagai adik kelas saya. Dulu kuliah di Surabaya, tinggal hidup bersama dengan teman-teman yang saya kenal semua adik-adik. Mereka adik-adik saya semua,” ujarnya.

Yoris menilai  Alfonsius merupakan anak muda yang bekerja dan mengabdikan dirinya untuk masyarakat di Papua.

“Anak baik yang berjuang mencari hidup, berbakti buat masyarakat Papua. Tapi menurut saya perbuatannya sangat keji. Perbuatan itu menunjukkan itu bukan perbuatan manusia, itu perbuatan yang biadab,” tegasnya.

Baca juga:KWI Kirim Surat ke Paus Leo XIV Sampaikan Terima Kasih dan Ingatkan Pernah ke Papua

Ia mengecam keras aksi penembakan tersebut dan meminta negara mengambil langkah tegas untuk mengusut serta menyelesaikan kasus kekerasan bersenjata di Papua.

“Negara tidak boleh takut! Kami minta Pak Presiden, Pak Prabowo Subianto, Bapak Panglima TNI, Bapak Kapolri, kami minta penanganan secara terbuka, transparan, penyelesaian secara transparan. Negara tidak boleh kalah dengan kelompok teroris, kelompok separatis, atau apa pun  berharap keluarga Alfonsius diberikan kekuatan dalam menghadapi kehilangan tersebut.*

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan