PSN Ngada Susah Payah Unggul Menit Akhir Lawan 10 Pemain Persap Alor

Pemain PSN Ngada merayakan kemenangan 2-1 pada tambahan waktu 3 menit di turnamen Piala Suratin, Senin 27 Juli 2026. (fdewadet.com/eginius moa.

MAUMERE,dewadet.com-Meski kalah 1-2 atas atas PSN Ngada, tim Persap Alor menyajikan perlawanan seimbang dalam duel babak penyisihan Grup D Piala Suratin U-17, senin 27 Juli 2026 di Gelora Samador, Kota Maumere, Propvinisi Nusa Tenggara Timur  (NTT).

Tim Nusa Kenari bermain tempo tinggi sejak awal babak pertama selalu merepotkan pemain pertahanan PSN Ngada. Di masa injury time (menit 44), Nimort Emanuel mengejutkan PSN  membawa Persap Alor unggul 1-0.

Di babak kedua,Persap Alor tak mengendorkan ‘preassure’ dari sayap kiri dan kanan kembali membuat kewalahan pemain pertahanan PSN Ngada.

Lima orang tenaga baru yang dimasukkan di babak kedua menciptakan suasana yang baru di lapangan tengah PSN Ngada untuk mengejar ketinggalan skor.

Baca juga:Persefim Kalah Perkasa, Pelatih BMP: Pemain Diinstruksikan Harus Menang

Melalui serangan balik cepat dari sayap kiri Persap Alor, Januarius Koe menyamakan skor 1-1 bagi PSN Ngada. Gol indah membawa hasil  imbang itu memberi semangat baru timnya untuk kembali menekan lawan.

Pada di menit 70-an, Persap Alor harus kehilangan Kevin. Pemain nomor punggung 18 ini terpaksa meninggal lapangan karena akumulasi kartu kuning.

Bermain dengan 10 orang, Persap Alor bukannya berada dibawah tekanan lawan. Justru mempertahankan tempo tinggi permainan, bahkan satu peluang emas nyaris membuat unggul Persap.

Pemain nomor punggung 4, yang hanya berhadapan dengan penjaga gawang PSN Ngada, entah grogi, tembakan bola dari jarak dekat  melambung melewati mistar gawang . Kesempatan yang terbuang itu membuat mental pemain kendor.

Baca juga:Dua Saudara Saling Jajal di Laga Perdana, Perseftim Target Tiga Poin

Sementara PSN Ngada tiga kali menekan dari sayap kiri pertahanan Persap menciptakan tiga kali pelanggaran oleh pemain belakang. Puncaknya ketika tambahan waktu 3 menit.

Pelanggaran keras di sayap kiiri Persap, memaksa wasit menunjuk titip penalti. Tendangan langsung di menit 90+3 membuat bola pantul disambar tembakan keras Paulus Renaldi Mole Pala menghasilkan gol membawa PSN unggul 2-1.*

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan