Bupati Malaka Masuk Lapangan Redam Gejolak Pemain Flores United dan Malaka

Keributan dalam pertandingan Grup D antara PS Malaka melawan Flores United, Rabu 5 Agustus 2026. (dewadet.com)

MAUMERE, dewadet.com-Pertemuan Flores United vs PS Malaka dalam  lanjutan penyisihan Grup D Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Piala Suratin U-17 berakhir ricuh,  Rabu sore 5 Agustus 2026 di Gelora Samador Maumere.

Begitu wasit meniup peluit menyudahi  laga dimenangkan Flores United, 2-1, bentrokan antarpemain tak terbendung. Sejumlah pendukung dan ofisial kedua kubu masuk ke dalam lapangan, sehingga suasana di Gelora Samador tampak tegang.

Di tengah situasi itu,  Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran yang menyaksikan pertandingan masuk ke lapangan meredam emosi para pemain, ofisial, dan pendukung. Stefanus Bria mengingatkan bahwa menang dan kalah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sepak bola.

“Kalah menang itu biasa, main bola itu seperti begitu. Mau senggol biasa, kalau tidak mau senggol main catur, jangan main sepak bola,” tegas Stefanus di hadapan para pemain dan pendukung.

Baca juga:Perse Ende Kokoh di Puncak Klasemen Grup A Piala Suratin

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan antardaerah di Nusa Tenggara Timur.

“Kalah menang itu biasa dalam sepak bola. Kamu anak-anak Indonesia, anak-anak Nusa Tenggara Timur, harus bersahabat. Kalah menang itu biasa. Bersahabat, bersaudara, makanya diselenggarakan pertandingan ini,” imbuhnya.

Stefanus Seran secara khusus meminta seluruh pemain maupun pendukung PS Malaka untuk tidak terpancing emosi.

“Tidak boleh berkelahi, tidak boleh berkelahi. Pemain-pemain Malaka tidak boleh berkelahi. Pendukung Malaka tidak boleh berkalahi. Latihan lagi, tahun depan masih ada lagi pertandingan-pertandingan yang sama. Tidak boleh berkelahi,” tegasnya.

Baca juga:Persami Ditantang Nirwana Nagekeo di Pembuka Piala Suratin, Ulangan Ujicoba Persami Unggul 5-1

Tak sampai di situ, ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Flores United atas kemenangan yang diraih sekaligus memberikan motivasi kepada PS Malaka agar bangkit pada kesempatan berikutnya.

“Flores United profisiat atas kemenangannya. Sekali lagi untuk tim Flores United, profisiat atas kemenangannya. Dan untuk Malaka, latihan lagi supaya tahun depan kamu ketemu lagi,” tutupnya.

Setelah memberikan imbauan dari pinggir lapangan, Stefanus Bria Seran kemudian menghampiri bangku cadangan PS Malaka untuk memberikan nasihat dan motivasi kepada para pemain, ofisial, dan pendukung. Perlahan situasi yang sempat memanas akhirnya kembali kondusif.

Flores United Menang Unggul 

Baca juga:Malaka Belum Terkalahkan, Persap Alor Korban Kedua

Sebelum insiden terjadi, Flores United sukses mengamankan kemenangan penting atas PS Malaka dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan Flores United dicetak oleh Yohanes Gualbertus Niku pada menit ke-36 dan Yulius Siga pada menit ke-55. Sementara satu-satunya gol balasan PS Malaka lahir melalui kaki Junior Marchelo Lionel Tae.

Kemenangan Flores United menciptakan persaingan di Grup D. Citra Bakti Ngada memimpin klasemen sementara dengan 9 poin dari tiga pertandingan. PS Malaka 6 poin dari tiga laga. Flores United mengoleksi 3 poin dari tiga pertandingan.

Kemudian, Persap Alor menempati posisi berikutnya dengan 3 poin dari empat pertandingan dan dipastikan tersingkir. Sementara PSN Ngada juga mengoleksi 3 poin dari tiga pertandingan sehingga masih memiliki peluang lolos.

Pertandingan terakhir Grup D dijadwalkan berlangsung Jumat, 7 Agustus 2026. PSN Ngada vs Flores United pada pukul 07.00 WITA  dan  PS Malaka vs Citra Bakti Ngada  berlangsung pukul 09.00 WITA.

Baca juga:Hattrick Nimrod Imanuel Bawa Persap Alor Bungkam Flores United

Dua pertandingan tersebut menjadi penentu satu tim runner up yang berhak melangkah ke fase selanjutnya. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan