BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Berjaga dalam Kesetiaan
Kamis, 27 Agustus 2026. Peringatan Wajib St. Monika. 1 Korintus 1:1-9; Matius 24:42-51
Oleh: RD. Fidelis Dua
SAUDARI dan saudara terkasih, banyak orang takut hidupnya berakhir tiba-tiba, tetapi Yesus mengarahkan perhatian kita bukan pada ketakutan akan akhir hidup, melainkan pada kesiapan menjalaninya.
Karena itu, Ia berkata, “Berjaga-jagalah.” Berjaga-jaga bukan berarti sibuk menebak kapan Tuhan datang atau hidup dalam ketakutan.
Dalam Matius, penantian akan Tuhan diarahkan kepada kesetiaan seorang hamba yang tetap melakukan tugas ketika tuannya tidak kelihatan. Harapan akan kedatangan Kristus seharusnya membentuk cara orang beriman menjalani kehidupan sekarang, bukan mendorong spekulasi tentang akhir zaman.
Paulus menambahkan dasar pengharapan itu. Sambil menantikan penampakan Kristus, jemaat tidak dibiarkan sendirian. Mereka telah diperkaya dengan karunia, dan Kristus sendiri akan meneguhkan mereka sampai kesudahannya. Maka berjaga-jaga berarti menjalani hari ini dengan setia karena kita menantikan Tuhan yang juga setia meneguhkan kita.
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Jangan Biarkan Kebusukan Tersembunyi di Balik Dua Wajah
Di sinilah Santa Monika menjadi wajah konkret dari iman yang berjaga. Bertahun-tahun ia membawa pergumulan keluarganya di hadapan Tuhan, terutama perjalanan hidup Agustinus yang begitu merisaukannya. Ia tidak mengetahui kapan dan bagaimana doanya akan berbuah, tetapi ia tidak berhenti berharap, berdoa, dan mengasihi.
Kesetiaannya mengingatkan kita bahwa berjaga-jaga kadang bukan melakukan sesuatu yang luar biasa, melainkan tetap setia ketika perubahan yang kita nantikan belum juga datang. Kita pun mempunyai penantian masing-masing.
Ada orang tua yang terus mendoakan anaknya, ada orang yang berjuang keluar dari kesulitan, atau seseorang yang bertahun-tahun memohon tetapi belum melihat jawaban. Jangan biarkan lamanya menunggu membuat kita berhenti menjadi setia.
Paulus mengarahkan penantian kristiani kepada kesetiaan Allah yang menopang umat sampai kedatangan Kristus. Santa Monika mengajarkan bahwa ketika kita belum melihat jawaban Tuhan, kesetiaan kita sendiri dapat menjadi bagian dari jawaban yang sedang Tuhan kerjakan.
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Bersihkanlah Bagian yang Hanya Tuhan Lihat
Karena itu, jangan menunda menjadi manusia yang Tuhan kehendaki. Jangan berkata masih ada waktu untuk meninggalkan kebiasaan buruk. Kita tidak mengetahui kapan Tuhan datang, tetapi kita mengetahui bagaimana seharusnya Dia menemukan kita, yakni sedang setia.
Hari ini lakukanlah dua hal sederhana. Bawalah dalam doa satu persoalan yang hampir membuat kita kehilangan harapan, lalu selesaikan satu kebaikan yang selama ini terus kita tunda. Jika jawaban doa belum datang, jangan mengira Tuhan telah berhenti bekerja.
Seperti Santa Monika, tetaplah berdoa ketika belum melihat hasil, tetaplah mengasihi ketika hati mulai lelah, dan tetaplah berharap ketika jalan belum terbuka.
Jangan hanya menunggu Tuhan datang pada akhir kehidupan. Hiduplah sedemikian setia sehingga kapan pun Dia datang, Dia menemukan kita sedang melakukan kebaikan yang dipercayakan-Nya hari ini.
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Jangan Biarkan Topeng Menggantikan Wajah Kita
Petikan BUSA-H #27/08/2026
”Kita tidak mengetahui kapan Tuhan datang, tetapi kita dapat menentukan bagaimana Dia menemukan kita, yakni tetap berdoa, tetap mengasihi, dan tetap melakukan kebaikan.”
”Ketika jawaban doa belum datang, jangan mengira Tuhan berhenti mendengar, sebab kesetiaan kita dalam menunggu dapat menjadi bagian dari jawaban yang sedang Dia persiapkan.”
”Jangan biarkan lamanya penantian membuat kita berhenti berharap, sebab seperti Santa Monika, orang yang setia tidak selalu segera melihat hasil doanya, tetapi tidak pernah berhenti mempercayakan hidupnya kepada Tuhan.”
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Jawablah Yesus dengan Hidupmu
”Berjaga-jaga bukanlah hidup dalam ketakutan akan hari terakhir, melainkan menjalani hari ini sedemikian baik sehingga kapan pun Tuhan datang, Dia menemukan kita sedang setia.”
Tuhan memberkati kita#rd.fd@





