Jumat, 21 Agustus 2026. Peringatan Wajib St. Pius X, Paus. Kitab Yehezkiel 37:1-14; Matius 22:34-40.

Oleh: RD. Fidelus Dua

SAUDARI dan saudara terkasih, ada orang yang masih bernapas, tetapi hatinya perlahan menjadi seperti tulang-tulang kering.

Inilah hati seorang ahli Taurat yang bertanya kepada Yesus dengan motif mencobai Dia tentang hukum yang terutama. Jawaban Yesus membawa ahli Taurat itu dan kita saat ini kepada pusat kehidupan beriman, yakni dua kasih yang tak dapat dipisahkan.

Kasihilah Tuhan dengan seluruh diri dan kasihilah sesama seperti diri sendiri. Kasih kepada Allah harus mengalir menjadi kasih kepada manusia. Tanpa kasih, kehidupan manusia pun perlahan kehilangan daya hidupnya dan menjadi kering.

Yehezkiel memperlihatkan sebuah lembah yang penuh tulang kering, gambaran umat Israel yang kehilangan harapan dan merasa masa depannya telah lenyap. Namun Allah tidak meninggalkan mereka. Sabda-Nya terdengar dan Roh-Nya menghidupkan kembali apa yang telah mati.

Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Undangan yang Menuntut Jawaban Hidup

Kita pun dapat mengalami lembah tulang kering dalam kehidupan sehari-hari, seperti beban hidup yang tak tertanggungkan, relasi keluarga yang hilang kehangatan, lemanya semanagat kerja sama karena tergerus sikap saling menjatuhkan, hidup antar tetangga yang retak karena kurang peduli, dan masyarakat yang mudah terpecah karena kepentingan, kebencian, serta prasangka.

Bahkan penderitaan orang lain dapat berlalu begitu saja dari hadapan kita tanpa lagi menggugah hati. Di sinilah perintah kasih Yesus menjadi sangat konkret. Mengasihi Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kesediaan mendengar tangisan sesama, mengampuni, berbagi, membela martabat manusia, dan menolak memperlakukan penderitaan sebagai tontonan.

Santo Pius X menunjukkan bahwa kesetiaan kepada Kristus dapat berjalan bersama kerendahan hati dan perhatian pastoral. Semangatnya untuk memulihkan segala sesuatu dalam Kristus juga tampak dalam dorongannya agar umat semakin dekat dengan Kristus melalui kehidupan Ekaristi.

Kasih kristiani memang tidak boleh berhenti sebagai perasaan, sebab kasih yang berbelas kasih harus meresapi kehidupan dan pelayanan Gereja.

Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Ketika yang Kita Miliki Mulai Memiliki Kita

Karena itu, jangan biarkan hati menjadi kering karena dendam, iri hati, kesombongan, ketidakpedulian, atau keinginan untuk selalu mementingkan diri sendiri. Izinkan Sabda Tuhan memasuki bagian hidup yang telah kehilangan kasih dan biarkan Roh-Nya menghidupkannya kembali.

Hari ini, mulailah dengan tindakan sederhana. Datangilah seseorang yang sedang kehilangan harapan dan berikan waktu untuk mendengarkannya. Jika ada hubungan yang retak, ambillah keberanian untuk membuka jalan menuju perdamaian.

Santo Pius X mengingatkan melalui seluruh arah pelayanannya bahwa hidup harus dipulihkan dalam Kristus, sebab hanya dalam Dia, hati menemukan kembali arah yang benar.

Jangan biarkan dunia di sekitar kita menjadi lembah tulang-tulang kering karena kita berhenti mengasihi. Biarkan Roh Allah menghidupkan hati kita, lalu jadilah alasan bagi sesama untuk selalu optimis penuh harapan dalam seluruh hidup.

Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

Petikan BUSA-H #21/08/2026

“Tanpa kasih, hati yang masih berdetak pun dapat menjadi seperti tulang-tulang kering, sebab hidup kehilangan daya ketika kita berhenti mengasihi.”

“Mengasihi Tuhan bukan hanya menengadah kepada surga, tetapi juga membuka mata, hati, dan tangan bagi sesama yang sedang kehilangan harapan.”

“Jangan biarkan dendam, iri hati, dan ketidakpedulian mengeringkan hati, sebab Roh Allah selalu sanggup menghidupkan kembali apa yang kita kira telah mati.”

Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Maria, Tanda Harapan dan Hambatan Kasih di Tengah Guncangan

“Jadilah alasan bagi seseorang untuk kembali berharap, sebab kasih yang sederhana dapat menjadi jalan bagi Tuhan untuk menghidupkan hati yang hampir menyerah.”

Tuhan memberkati kita#rd.fd@

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan