Dukungan Anggota dan Manajemen, Kopdit Obor Mas Boyong Prominent Awards 2025

Ketua KSP Kopdit Pintu Air, Markus Menando, dan General Manajer, Leonardus Frediyanto menerima Prominent Award 2025 di Studio Metro TV Jakarta, Rabu malam 3 September 2025. (dok.kopdit obor mas).

JAKARTA,dewadet.com-Kopdit Obor Mas memboyong dua kategori Prominent Award 2025, Rabu malam 3 September 2025 di Grand Studio Metro TV Jakarta menjadi bukti partisipasi anggota dan dukungan manajemen. Ketua Kopdit, Markus Menando, dan General Manajer, (GM) Leonardus Fredyanto Moat Lering menerima award tersebut.

Markus Manando, usai acara mengatakan partisipasi anggota dan dukungan manajemen mengantar Kopdit Obor Mas mendapat penghargaan kategori Cooperative in MSME and Community Empowerment (pemberdayaan masyarakat).

Sementara untuk klaster kepemimpinan, General Manajer KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, S.Ak, MM, menyabet predikat Best Leadership in Cooperative Digital Transformation.

Markus berharap prestasi dan penghargaan yang diraih melecut semangat dan motivasi untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi anggota menuju cita-cita kesejatheraan serta semakin maju dalam usaha dan karya-karya produktif kedepan.

Baca juga: Kopdit Obor Mas dan General Manajer Boyong Dua Penghargaan Metro TV

“Terima kasih untuk semua anggota dimana saja berada, para sahabat Obor Mas dan juga manajemen yang terus bekerja dengan paripurna untuk saling menolong, saling membantu sampai titik ini. Semuanya karena kemurahan Tuhan dan dukungan kita semua. Kita persembahkan penghargaan ini untuk semua anggota yang terus ada bersama lembaga ini,” kata Markus, Rabiu malam di Jakarta.

Markus memberi apresiasi kepada Metro TV dan tim manajemen yang dengan hati-hati dan rasional memberikan penilaian atas kinerja Kopdit Obor Mas dan juga koperasi lain yang telah berkontrobusi untuk masyrakat, bangsa dan negara melalui moderasi koperasi.

Digitalisasi jadi Peta Jalan

Leonardus Frediyanto, mengatakan pihaknya menjadikan digitalisasi sebagai peta jalan menuju moderasi koperasi guna mengoptimalkan pelayanan bagi anggota dan juga mendukung program literasi keuangan.

Baca juga: Bukan Hanya Kinerja, Loyalitas dan Dedikasi Titik Berat Penilaian Karyawan Kopdit Obor Mas

Dijelaskan Yanto, Kopdit Obor Mas yang menaungi 161 .000 orang  anggota tersebar di 22 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Penyebaran anggota pada wilayah luas dan beragam, demikian Yanto, sapaanya maka koordinasi usaha dan manajemen dilakukan secara profesional melalui staf-staf Obor Mas yang berpengalaman, tetapi juga dengan memanfaatkan fasilitas dan layanan digitalisasi. Teknologi ini memudahkan anggota dan karyawan melakukan transaksi, interaksi, literasi keuangan dan edukasi usaha.

“Untuk memudahkan koordinasi dan pelayanan selain berbasis kantor, Kelompok Sahabat Obor Mas tapi juga melalui platform digital atau aplikasi untuk memudahkan anggota melakukan konsultasi, layanan transaksi juga pemasaran produk anggota. Digitalisasi jadi peta jalan menuju moderasi koperasi,” ujarnya kepada wartawan disela-sela kegiatan.

Digitalisasi dimaksud katanya adalah bagian dari moderasi pelayanan koperasi sekaligus memudahkan layanan anggota pada semua level profesi dan usia termasuk bagi generasi muda yang saat ini menjadikan HP Android sebagai moda bisnis masa depan.

Baca juga: General Manajer Kopdit Obor Mas, Kredit Macet Ibarat Penyakit Menular

Yanto didamping Ketua Pengurus Kopdit Obor Mas, Markus Manando, menjelaskan pentingnya Kelompok Sahabat Obor Mas  yang menjadi ruang bersama untuk berkumpul setiap bulan untuk pertemuan kelompok yang beranggotkan 25-75 orang perkelompok), konsultasi simpan pinjam, layanan literasi keuangan juga pendampingan bagi usaha anggota supaya cepat maju dan berkembang.

Hal ini penting apalagi sudah sejak lama Kopdit Obor Mas menjadi pelopor digitalisasi koperasi di Indonesia dan menjadi satu dari hanya 3 koperasi yang dipercaya Kkementerian Koperasi RI dan Kementerian Keuangan sebagai kpperasi Penyalur Dana  Kredit Usaha Rakyat (KUR) manajemen pengelolaannya sangat ketat karena di awasi langsung oleh OJK.

Markus Manando menerima langsung penghargaan dari Sesmen Koperasi RI, Ahmad Zabadi didampingi General Manager Leonard Ferdiyanto Moat Lering,S.Akt, MM, M.Akt dan Manager Kopdit Obor Mas Cabang Ende, Rusdy Maran.

Dua koperasi lain juga memperoleh Prominent Award yakni Koperasi Syariah BMI Benteng Mikro Indonesia Banten (Best Cooperative Innovation in Islamic Social Finance. KSP Guna Prima Dana (GPD) Bali (Best Cooperative in Socioecononic Impact).

Baca juga: Tulisan Tuhan dan Gambar Pahlawan, Pesan Pater Buyung di Evaluasi Kinerja Keuangan Kopdit Obor Mas

Pada klaster leadership, Prominen Award juga diberikan kepada Kamaruddin Batubara, SE. ME, Ketua Koperasi Syariah BMI  (Best Leadership in Sharia Cooperative). I Wayan Suyatna, SE, Manager Utama, KSP Guna Prima Dana  (Best Leadership in Cooperative Social Responsibility). Hj. Ita Puspitasari, SE., Walikota Mojokerto (Best Mayor in Digital and Social Transformation Development). dr. Ayu Widyaningrum, MM, Master of AAAM, Master of IBAMS, Aesthetic Doctor & Owner Widya Esthetic Clinic )  (Best Leadership in Regenerative Aesthetic Initiative.

Kemudian, dr Oky Pratama, MBiomed, (AAAM), MARS, CEO&Founder, Bening’s Clinic  (Young Clinical Aesthetic Leader of The Year 2025), dan Prof. Dr. Deby Vinski, MSc, PhD, CEO CellTech Stem Cell Center Vinski Tower – Pioneer in Stem Cell and Anti-Aging Medicine Award*

Penulis: Eugenius Moa

Editor: Eugenius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan