Etape 6 dan 7 Tour De EnTeTe, Larantuka-Maumere dan Maumere-Ende Batal Digelar Diancam Erupsi Lewotobi dan Longsor
MAUMERE,dewadet.com-Balap sepeda Tour De EnTeTe sudah dimulai Rabu, 10 September 2025 menjajal Pulau Timor kemudian ke Pulau Sumba. Namun etape enam dari Larantuka-Maumere dan etape tujuh Maumere-Ende batal digelar terancam erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur dan longsor di lintasan Ende.
“Betul, dua etape ini dibatal,” kata Direktur Event Tour De EnTeTe, Janes Eudes Wawa, Rabu pagi.
Batalnya dua etape di Pulau Flores yakni etape enam Larantuka-Maumere, kata Janes, karena kekhawatiran terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur. Ruas jalan Trans Flores, Maumere-Larantuka akan dilalui oleh pebalap Tour De EnTeTe berada di kawasan berbahaya letusan gunung api.
Sementara etape tujuh Maumere-Ende, kata Yanes, karena jalan longsor yang sedang terjadi. Selama dua sampai tiga hari belakangan pasca hujan hari Minggu sampai Senin,7-8 September 2025, longsor sering terjadi pada dua segmen di wilayah Kabupaten Ende.
Baca juga:Manajer Tim Cina Bilang Trek Balap Tour De EnTeTe Luar Bisa, Semoga Dilanjutkan Tahun Depan
Rencana semula, tim pebalap Tour de EnTeTe akan tiba dengan pesawat Hercules dari Waingapu ke Bandara Frans Seda Maumere pada 16 September kemudian melanjutkan perjalanan darat ke Larantuka untuk balap etape enam.
Sejalan batalnya dua etape di Pulau Flores, mantan wartawan harian Kompas menambahkan tim pebalap mengubah tempat kedatangan ke Pulau Flores. Mereka akan furun di Ende menggunakan Kapal Dharma Rucitra.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka, Even Edomeko, Sabtu 6 September 2025 menjelaskan rombongan pebalap dari dalam dan luar negeri tiba dengan kapal laut dari rencana semula dengan pesawat Herules dari Sumba.
“Mereka tiba, istirahat kemudian makan siang dan melanjutkan perjalanan menuju Larantuka dengan bis menyiapkan diri untuk balapan etape keenam Larantuka-Maumere,” kata Even.
Baca juga: Tour De EnTeTe Dibuka Gubernur NTT: Semoga Kalian Jatuh Cinta di Tanah Ini
Dikatakanya, balapan etape kelima akan menempuh waktu sekitar 3-4 jam diperkirakan finish di Kota Maumere pukul 11.00-12.00 Wita di depan Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka, Jalan Soekarno-Hatta.
“Setelah makan siang, tim pebalap diarahkan di lima hotel, yakni Capa Resort, Hotel Go, Silvya, Pelita dan Hotel Wailiti. Malam hari tanggal 17 September 2025, akan disajikan pentas budaya dan kuliner di lapangan Kota Baru,” kata Even.
Balapan etate enam dilaksanakan tanggal 18 September 2025 pukul 09.00 Wita mengambil start dari finish etape kelima di depan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sikka
“Masyarakat bisa menyaksikan ketika parade kota, Pepalap sepeda akan melewari beberaoa ruas jalan dalam kota. Balapan sesungguhnya dilepas dari Jalan Gajah Made menuju Ende,” kata Even. *





