Gunung Lewotobi Laki-Laki Muntahkan Abu Setinggi 6.000 Meter
LARANTUKA dewadet.com-Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores kembali memuntahkan abu sekitar 6.000 atau sekira 7.584 meter di atas permukaan laut pada pukul 17.12 Wita, Senin 18 Agustus 2025.
Sepanjang hari ini terjadi tujuh kali letusan memuntahkan abu dengan ketinggian yang bervariasi dari 2.000 meter higgga 8.000 meter.
Laporan petugas pemantau Gunung Lewotobi Lak-Laki, Senin petang menyebutkan letusan tersebut membentuk kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini sekitar 4 menit 5 detik.
Mengantiasipasi dampak letusan tersebut, masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dan sectoral barat -utara- timur Laut sejauh 7 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Baca juga: Enam Penerbangan Pesawat Wings dan Nam Terdampak Letusan Lewotobi Laki-Laki
Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki belangsung sejak Senin dini hari, 18 Agustus 2025 berdampak penerbangan di Bandar Udara (Bandara) Frans Seda di Maumere.
Enam penerbangan mengunakan pesawat Wings dan Nam tidak bisa melayani penerbangan dari Bandara El Tari Kupang ke Maumere dan sebaliknya dari Maumere ke Kupang.
Kepala Unit Penyelenggara Bandara Frans Seda, Partahian Panjaitan mengatakan operasional Bandara ditutup sementara hari ini 18 Agustus 19 Agustus pukul 06.00 Wita.
Ia mengatakan enam penerbangan yang terdampak mencakup empat maskpai Wings Air Maumere-Kupang pukul 07.00-08.10, Kupang-Maumere pukul 15.35-16.50. Labuan Bajo-Maumere 09.55-11.15, dan Mumere-Labuan Bajo pada pukul 11.35-12.50. Sedangkan Nam Air Kupang-Maumere pada pukul 12.30-13.10 dan Maumere-Kupang pukul 13.40-14.20.*





