Enam Penerbangan Pesawat Wings dan Nam Terdampak Letusan Lewotobi Laki-Laki
MAUMERE, dewadet.com-Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, Senin dini hari, 18 Agustus 2025 berdampak penerbangan di Bandar Udara (Bandara) Frans Seda di Maumere.
Enam penerbangan mengunakan pesawat Wings dan Nam tidak bisa melayani penerbangan dari Bandara El Tari Kupang ke Maumere dan sebaliknya dari Maumere ke Kupang.
Kepala Unit Penyelenggara Bandara Frans Seda, Partahian Panjaitan, Senin 18 Agustus 2025 mengatakan operasional Bandara ditutup sementara hari ini 18 Agustus 19 Agustus pukul 06.00 Wita.
Ia mengatakan enam penerbangan yang terdampak mencakup empat maskpai Wings Air Maumere-Kupang pukul 07.00-08.10, Kupang-Maumere pukul 15.35-16.50. Labuan Bajo-Maumere 09.55-11.15, dan Mumere-Labuan Bajo pada pukul 11.35-12.50. Sedangkan Nam Air Kupang-Maumere pada pukul 12.30-13.10 dan Maumere-Kupang pukul 13.40-14.20.
Baca juga:Enam Kali Letusan Besar Gunung Lewotobi Laki-Laki Muntahkan Abu Setinggi Delapan Ribu Meter
Diberitakan, Senin 18 Agustus 2025, Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, Provinsi NTT, enam kali erupsi memuntahkan awan dengan ketinggian bervariasi sejak dini hari 18 Agustus 2025 pukul 00:38 Wita hingga pukul 09.11 Wita.
Menurut laporan petugas Pos Pengamat Gunung Lewotobi Laki-Laki, erupsi pertama membentuk kolom abu teramati sekitar 8.000 meter di atas puncak atau sekitar 9.584 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini sekitra 4 menit 23 detik.
Erupsi berlanjut pukul 02.21 Wita tanggal 18 Agustus 2025 dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 8.000 meter di atas puncak atau 9.584 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut.
Baca juga: Bau Belerang dan Abu Gunung Lewotobi Sampai di Sikka, Peserta Didik Dipulangkan ke Rumah
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini sekitar 5 menit 21 detik.
Letusan berlanjut pukul 07.23 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 3.500 meter di atas puncak atau 5.084 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya, barat, dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi sementara ini sekitar 9 menit 14 detik. Erupsi kali ini disertai dentuman kuat terdengar di Pos PGA Lewotobi laki-laki.
Masih di tanggal 18 Agustus 2025, pada pukul 08.14 Wita, terjadi erupsi namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29.6 mm dan durasi sekitar 2 menit 59 detik.
Sedangkan pada pukul 08.34 Wita, letusan membentuk tinggi kolom abu teramati sekitar 4.000 meter di atas puncak atau sekitar 5.584 meter di atas permukaan laut.
Pukul 08.57 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 3.500 meter di atas puncak atau sekitar 5.084 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29.6 mm dan durasi sekitar 2 menit 35 detik.
Letusan pukul 09.11 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 4.000 meter di atas puncak atau sekitar 5.584 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. *





