Nenek Diduga Lalai Jaga Cucu, Jatuh di Lubang WC Meninggal  

Suasana di rumah duka Balita jatuh di dalam lubang WC, Senin 26 Januaeri 2026 di Kampung Woloau, Dusun Luku, Desa Parabubu, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, Pulau Flores.. (istimewa)

MAUMERE,dewadet.com-Musibah balita usia satu tahun lima bulan, Maria Renidia Jelu jatuh ke dalam lubang yang disiapkan mendirikan WC di Kampung Woloau, Desa Parabubu, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, Senin pagi 26 Januari 2026, diduga karena kelalaian neneknya Ignasius Rikus (53).

“Patut diduga akibat kelalaian Ignasius, nenek kandung  menjaga cucunya. Korban jatuh ke dalam lubang yang terdapat air, mengakibatkan balita ini meninggal,”  tegas Kepala Kepolisian Resort Sikka, AKBP Bambang Supeno melalui Kepala Seksi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, dalam rilis Selasa pagi, 27 Januari 2026.

Diterangkanya, jarak Ignasius duduk di makam sekitar 100 meter dengan tempat kejadian perkara galian lubang yang  direnncanakan mendirikan WC.

Dikatakanya, lubang tersebut digali pada bulan Desember 2025 oleh Ignasius, dan Remigius Rendu, ayah balita. Lubang tersebut dibiarkan terbuka tanpa ditutup. Pada musim hujan saat ini tergenang air ditambah aliran air dari MCK yang lama, sehingga air tersisi penuh.

Baca juga:Tragis! Balita Usia Satu Tahun Lima Bulan Jatuh di Lubang Berisi Air, Ditemukan Sudah Mengapung

Iganisius melaporkan musibah ini ke Polsek Paga mengkhawatirkan keselamatanya diamuk ayah korban yang marah. Dia minta bantuan supaya mengamankan dirinya di sana.

Meski kedua orang tua Balita, Remigius Rendu, dan Maria Nona Merlin menerima kematian putri mereka sebagai musibah. Keduanya menolak dilakukan otopsi dan proses hukum.

Korban dimakamkan hari ini, Selasa 27 Januari 2026. Kepala Sub Sektor Mego dan Bhabinkamtibmas, Bripka Egidius Funan melaksanakan pengawalan sejak kemarin hingga pemakaman.

Diberitakan sebelumnya, Balita berusia satu tahun lima bulan, Maria Renidia Jelu jatuh ke dalam lubang berisi air sedalam dua meter, Senin pagi 26 Januari 2026.

Baca juga:Sudah 24 Jam, Dua Nelayan Paga Belum Ditemukan

Musibah di Kampung:Woloau, Dusun Luku, Desa Parabubu,Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, Pulau Flores menggegerkan warga setempat.

Ketika ditemukan, korban telah mengapung di dalam lubang berisi air tersebut. Lubang sedalam air dua meter, panjang dua meter dan lebar satu meter direncanakan mendirikan WC yang belum sempat dikerjakan.

Kejadiannya berlangsung ketika ayah dan ibu kandung Balita, Remigius Rendu (28) dan istrinya Maria Nona Merlin (27) menitipkan putri mereka dijaga oleh sang nenek, Ignasius Rikus (53). *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan