Pengurus dan GM Kopdit Obor Mas Silaturahmi ke Uskup Maumere dan Bupati Sikka Undang Natal Bersama

Pengurus, pengawas dan General Manajer Kopdit Obor Mas silahturahmi kepada Uskup Maumere, Mgr.Edwaldus Martinus Sedu, di Lepo Bispu Jalan Wairklau Kota Maumere, Selasa 6 Januari 2026. (dok.kopdit obor mas).

MAUMERE,dewadet.com-Masih dalam suasana perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026, para pengurus dan General Manajer KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, melakukan silahturahmi kepada Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, Selasa, 6 Juni 2026.

Silahturhami juga dilakukan kepada Bupati dan Wakil Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, dan  Simon Sunbandi di kediaman mereka.  Ketua Pengurus Kopdit Obor Mas, Markus Menando, anggota pengurus Andreas Mbete, dan Valerianus Samador,  Dakal Pius, Aleks Bertholomeus, pengawas dan staf kantor pusat hadir dalam silaturahmi tersebut.

Kunjungan ke Lepo Bispu, kediaman Uskup Maumere di Jalan Wairklau, Kota Maumere, sekaligus juga memohon kesediaan Mgr. Edwaldus memimpin perayaan misa Natal bersama keluarga besar Kopdit Obor Mas.

Demikian halnya kunjungan kepada Bupati dan Wakil Bupati Sikka mengundang kedua pemimpin daerah ini menghadiri perayaan Natal bersama sore ini, Kamis 8 Januari 2026 di Kantor pusat KSP Kopdit Obor Mas Jalan Kesehatan Nomor 4 Kota Maumere.

Baca juga:Penghargaan Ketiga Kopdit Obor Mas,”Dari Lilin Kecil di Pelosok, Kami Terus Bersinar”

Perayaan Natal bersama mengusung tema “Keluarga: Tempat Pertama Tuhan Menyapa,’ untuk mensyukuri perjalanan dan perkembangan Kopdit Obor Mas di tahun 2025 dan memohon berkat, penyertaan dan rahmat Tuhan  di tahun buku 2026.

Kopdit Obor Mas didirikan tanggal 4 November 1972 untuk membantu para guru sekolah dasar (SD). Kehidupan keluarga para guru di masa itu sangat sulit. Gaji sangat kecil dan telat berbulan-bulan.

Beratnya ekonomi di tahun 1970-an itu mengerakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Yoseph Doing menginsiasi pendirian credit union. Yoseph tak sendirian, ikut serta juga lima pejabat di Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan dan Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Remigius Sinantong Parera, Yosef Lavanto Parera, GB da Lopez, St. Osisi da Lopez,  dan Bartholomeus Tanga, selain motor pengerak Fidelis Vin Coro, yang menjak para guru bergabung dalam Credit Union (CU) Obor Mas.

Rapat anggota perdana di bulan November 1972 menghimpun 98 anggota menjadi cikal bakal anggota perdana dengan total simpanan awal Rp 105.500. Uang itu dipinjamkan kepada guru Stanislaus Yosef untuk urusan adat dan pernikahanya.

Baca juga:10 Tips Sukses General Manajer Kopdit Obor Mas

CU Obor Mas,menjelma menjadi Kopdit Obor Mas menyesuaikan dengan regulasi negara. Jatuh bangun di masa-masa awal, Kopdit Obor Mas tumbuh dan beradaptasi dengan perubahan. Kini menjadi salah satu Kopdit Terbaik Indonesia dengan aset di atas Rp 1,5 triliun dan satu-satunya Kopdit di Indonesia yang memenuhi syarat menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sejak tahun 2017. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan