Sukses Film Sie Raih Piala Citra, Yosef Levi Garap Film Nusa Nipa
MAUMERE,dewadet.com-Sutradara Film Sie, Yosef Levi yang sukses meraih Piala Citra dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2025 dalam kategori Film Dokumenter Pendek Terbaik akan kembali menggarap Film Nusa Nipa,nama asli Pulau Flores sebelum kolonialisme Portugis dan Belanda tiba di pulau ini.
Levi berencana menggarapnya bulan Desember 2025 mengambil beberapa lokasi di Pulau Flores dari Manggarai Barat sampai Flores Timur. Istana Ular di Kabupaten Manggarai Barat, Watukrus di Kecamatan Bola, Larantuka sampai Tanjung Bunga akan menjadi lokasi garapan film ini.
“Catatan Pater Piet Petu, SVD dalam buku Nusa Nipa nama asli Pulau Flores. Pembiayaan film dokumenter ini sudah ada persetujuan pembiayaan dari donatur asal Amerika Serikat,” kata Levi, Rabu malam, 3 Desember 2025.
Berdasar hasil riset yang dilakukanya, nama asli Nusa Nipa sudah ada sejak dahulu kala. Namun berubah ketika kedatangan penjajah Portugis memberi nama Cabo de Flores untuk Tanjung Bunga. Ketika Portugis tinggalkan Nusa Nipa, Belanda datang kemudian menamai seluruh pulau ini Flores.
Baca juga:Sie, Cerita Lokal Rasa Global, Refleksi Relasi Manusia, Alam dan Pencipta Alam Semesta
Dari hasil riset, kata Levi, masyarakat Flores mengingat Nusa Nipa dalam simbol yang terlihat pada kekaguman masyarakat terhadap motif sarung Jejak Naga dengan pewarnaan yang mendekati warna kulit Piton Timoriensis yang banyak hidup di Pulau Flores dan Lembata.
“Masyarakat Flores lebih dekat dengan hewan atau faunasetris daripada florasentris. Ada Istana Ular, ada Komodo, pengambilan gambarnya mengarah ke sana juga,” kata Levi.*


