Jemaah Haji asal Sikka Meninggal di Tanah Suci

Calon jemaah haji asal Kabupaten Sikka foto bersama Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi, dan Forkompimda dalam seremoni pelapasan di Kantor Bupati Sikka, Selasa 20 Mei 2025.  

MAUMERE, dewadete.com-Seorang Jemaah haji asal Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Rudi Susanto dilaporkan meninggal dunia Tanah Suci Mekah, Sabtu malam 21 Juni 2025.

Informasi diterima wartawan menyebutkan, jemaah tersebut menderita sakit, namun tidak disebutkan penyakit yang dideritanya hingga ia pergi selamanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka, Yosef Rangga Kapodo, dihubungi Minggu siang 22 Juni 2025 membenarkan meninggalnyab Jemaah hasil tersebut.

”Infromasi benar meninggal dunia tadi malam sekitar pukul 11.00 waktu setempat di Arab Saudi dan dimakamkan di sana,” tulis Kapodo, dalam pesan whatsApp sambil menambahkan jemaah tersebut menderita sakit.

Baca juga: Kabupaten Sikka Berlakukan 16 Hari Darurat Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Ia mengatakan, kondisi jemaah haji yang lainnya dilaporkan dalam kondisi sehat. “Kita berharap mereka semua tetap sehat sampai kembali ke Tanah Air,” kata Kapodo.

Menurut rencana jemaah haji asal Kabupaten Sikka dan kabupaten lainnya di NTT akan tiba kembali di Tanah Air melalui Surabaya, Jawa Timur pada awal bulan Juli 2025.

Diberitakan sebelumnya, Kabupaten Sikka memberangkatkan 38 jemaah haji dilepas Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, di Aula Kantor Bupati Sikka, Selasa 20 Mei 2925.

Bersamaan pelepasan, pemerintah menyerahkan bantuan hibah transportasi bagi Jemaah calon haji diterima Kepala Kantor Kementerian Agama Sikka, Yosef Rangga Kapodo.

Baca Juga: Bangun Asrama Anggota Subsektor Palue, Tonggak Baru Pelayanan Polres Sikka

Saat itu Simon, menitip pesan menjaga ketertiban dan kekompakan dalam seluruh proses keberangkatan, mulai dari Maumere hingga asrama haji di Surabaya, dan nanti tiba di Tanah Suci.  Ke-38 jemaah calon haji  yang tertua berusia 105 tahun, dan yang termudah berumur 39 tahun.

“Ikuti semua arahan dari petugas dan pendamping yang telah ditunjuk. Jika ada kendala atau permasalahan, jangan ragu untuk menyampaikan kepada pimpinan rombongan atau pihak berwenang. Apabila merasa kurang sehat, segera lapor dan periksa ke petugas kesehatan,” pinta Simon Subandi. *

 

Penulis: Eginius Moa

Editor: Eginius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan