Gertak Mogok Poli Jantung RSUD dr TC Hillers Maumere Berbuah Dibayar JKN

Gedung utaman RSUD dr. TC.Maumere di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Kamis 5 Juni 2025. (dewadet.com)

MAUMERE,dewadet.com-Gertak mogok pelayanan oleh dokter dan tenaga kesehatan bagian Poli Jantung RSUD TC dr. Hillers Maumere jika tidak membayar dana JKN berbuah manis.

Manajemen Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) rumah sakit pemerintah daerah Kabupaten Sikka telah merealiasikan pembayaran dana JKN pada Rabu, 11 Juni 2025.

Kepala Bidang Pengendalian Mutu dan Sistem Informatika Manajemen RSUD Maumere, Kosmas Wera membenarkan telah dibayarnya dana JKN. Uang tersebut ditransfer langsung kepada setiap penerima.

“Sudah dibagi hari Rabu (11 Juni 2025),” kata Kosmas melalui sambungan telepon, Jumat siang 13 Juni 2025.

Baca Juga: Poli Jantung RSU Maumere Ancam Mogok, Jasa Pelayanan Belum Dibayar

Dana JKN yang dibayarkan untuk bulan Juni-September 2024. Meski dia tidak tahu total besaran dana yang telah direaliasikan itu.

Sedangkan sisa tiga bulan tahun 2024 dan lima bulan tahun 2025 belum diketahui kapan direalisasikan.

Diberitakan sebelumnya beredar luas di berbagai platform media sosial, Poli Jantung RSUD dr.TC Hillers Maumere di Pulau Flores akan menghentikan pelayanan alias mogok pada 9 Juni 2025. Penutupan itu merespon belum dibayarnya jasa pelayanan jaminan kesehatan nasinal (JKN).

Pemberitahuan penutupan tersebut berbunyi demikian,”Selamat pagi Pak KTU / Mama Helen. Dari Poli jantung akan publikasi pengumuman penutupan poli Jantung.

Baca Juga: Clear! Besok Dokter Anestesi Tandatangan PKS dengan RSUD TC Hillers Maumere

“Sehubungan dengan belum adanya pembagian jasa JKN, dimana pembagian terakhir adalah untuk klaim Mei 2024. Maka untuk mempercepat proses kerja Manajemen TC Hillers dalam memproses pembagian jasa JKN untuk Nakes TC Hillers, maka pelayanan poli jantung akan dihentikan sementara sejak tanggal 9-6-2025. Mohon Manajemen TC Hillers merespon hal ini sebagai bentuk kepedulian atas pelayanan kesehatan terhadap masyarakat Sikka.”

Kepala Tata Usaha RSUD dr.TC.Hillers Maumere, Avelinus Marianus, dan Humas RSUD Maumere, Kosmas Wera, mengaku belum tahu ancaman penutupan pelayanan Poli Jantung RSUD Maumere.

Pihak manajemen, kata Marianus, melalui bidang pelayanan akan melakukan pendekatan dan komunikasi dengan semua bagian menjelaskan tahapan proses yang dilakukan dalam pencairan JKN ini. Bukan hanya Poli Jantung yang belum menerima JKN, namun semua unit di RSUD Maumere belum menerima JKN. Diperkirakan sebanyak 700 lebih orang akan mendapatkan jasa JKN ini.

“Jumlahnya bervariasi tapi berkisar 700-an orang lebih,” kata Marianus.

Baca Juga: Wabup Sikka Beri Semangat Perawat, Teruslah Melayani dan Profesional

Marianus menjelaskan saat ini sedang berlangsung verifikasi tahap akhir oleh tim di RSUD Maumere untuk klaim pembayaran JKN.

“Hari ini verifikasi yang terakhir, namun kami harus pastikan lagi teman-teman yang bekerja ini merampungkan semuanya,” kata Marianus. *

Penulis: Eginius Moa

Editor: Eginius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan