Rumah Guru PGRI Witihama Himpun Donasi Rp 10 untuk Korban Pelecehan

Pengurus PGRI Cabang Witihama menyerahkan donasi kepada keluarga korban pelecehan seksual, Kamis 18 September 2025. (dok.PGRI Flores Timur)

LARANTUKA,dewadet,com-Penderitaan korban pelecehan seksual, MKK (11) di Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur mendapat simpati para guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Witihama.

Melalui Rumah Guru Witihama, para guru mengalang donasi terkumpul Rp 10 juta untuk diserahkan kepada keluarga korban. Dalam tempo dua hari, donasi datang dari para guru dan sekolah-sekolah.

Bantuan tersebut diserahkan Ketua PGRI Cabang Witihama, Petrus Kowa Deket bersama Wakil Ketua, Albertus Inguliman, dan Bendahara, Silvinus Ola Payong kepada keluarga korban, Kamis 18 September 2025.

MKK diduga diperkosa NI (41) di dekat Jalan Raya Waiwuring-Oringbele, Kecamatan Witihama, Flores Timur. Pelaku berprofesi sopir kini menjalani proses hukum.

Baca juga:Operator SD Mauloo ‘Rangkap Operator’ Ibu Guru Honor, Istri  Mengadu ke Polisi

Semenjak kejadian, korban ditampung kakek korban, Petrus Kia menjalani pengobatan dan pemulihan di Lewoleba.

Kedatangan pengurus PGRI sekaligus juga memberikan motivasi dan dukungan moral kepada korban terhadap proses hukum dan penanganan medis. Saat ini, saat ini korban menjalani pemulihan luka di bagian mata yang butuh waktu sekitar empat minggu setelah pengobatan di Larantuka dan Lewoleba.

“Harapan kami, anak ini cepat sembuh, pulih seperti sediakala, dan bisa kembali melanjutkan sekolah,” harap Petrus Kowa Deket.

Erni Lamanepa, keluarga korban menambahkan bahwa guru yang hebat adalah mereka yang selalu menginspirasi banyak hal bagi sesama guru maupun para murid. “Kami bangga dengan PGRI Witihama yang selalu hadir bersama masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga: Sepekan di Sikka Dua Anak Dibawah Umur Diperkosa, Seorang Korban Pulang Sembayang

Ketua PGRI Flores Timur, Maksimus Masan Kian mengapresiasi kepedulian para guru kepada para korban. “Terima kasih atas kebersamaan dan doa yang telah dipanjatkan demi pemulihan anak kita ini,” ujarnya. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan