Kopdit Obor Mas ‘Invasi’ Lagi di Pulau Flores, Lembata dan Timor
MAUMERE,dewadet.com-Menjangkau lebih banyak anggota dan mengajak semakin banyak warga Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bergabung menjadi anggota, manajemen dan pengurus KSP Kopdit Obor Mas merencanakan membuka lagi delapan cabang baru di Pulau Flores, Lembata dan Pulua Timor pada tahun 2026.
General Manajer (GM) Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, mengungkapkanya dalam pembukaan on the job training (OJT) karyawan baru, Senin 16 Maret 2026 di Aula Henrich Puskopdit Swadaya Utama Maumere.
OJT gelombang kedua angkatan ke-29 tahun 2026 diikuti 71 orang calon karyawan baru. Mereka berasal dari Cabang Manggarai Barat, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata dan Cabang Timor Tengah Selatan (TTS)
OJT akan berlangsung dua pekan akan berakhir 31 Maret 2026. OJT gelombang pertama 2026 melibatkan 75 karyawan berakhir 13 Maret 2026. Mereka telah diutus melalui misa perutusan, Jumat malam 14 Maret 2026 di kantor pusat Kopdit Obor Mas berkarya di 14 cabang.
Baca juga:Kopdit Obor Mas Gembleng Lagi 71 Karyawan Baru, GM Puskopdit; OJT Bukan Pelatihan Biasa
Karyawan baru yang menjalani OJT gelombang pertama dan kedua, kata Yanto, sapaan Frediyanto juga disiapkan untuk berkarya di kantor-kantor cabang baru yang akan dibuka.
Dikatakanya, tambahan 75 karyawan baru yang telah selesai OJT gelombang pertama, maka jumlah karyawan Kopdit Obor Mas sebanyak 544 orang. Bila ditambah lagi 71 orang yang sedang menjalani OJT akan menjadi 615 orang pada 1 April 2026 berkarya pada 32 cabang di Flores, Timor dan Lembata.
Yanto mengatakan, rencana cabang baru yang dibuka yakni di Atadei dan Kedang, Kabupaten Lembata. Bola, Palue, dan Magepanda di Kabupaten Sikka. Kabupaten Nagekeo di Mauponggo. Cabang Reo dan Mukun di Mangarai dan Cabang Kabupaten Kupang dan Malaka di Pulau Timor.
“Saya harapkan OJT ini menjadi kesempatan belajar. Gunakan sebaik mungkin untuk belajar. Diantara yang ikut OJT akan disiapkan menempati cabang-cabang baru yang dibangun pada tahun ini,” kata Yanto.
Baca juga:Karyawan Baru Kopdit Obor Mas Didorong Menjangkau Anggota yang Tak Terjangkau
Adapun ke-71 karyawan baru mengikuti OJT berasal dari Ende 2 orang, KCP Wolowaru (2), Nangapenda (1), Flotim (3), Solor (1), Adonara (1), Manggarai Barat (5), Lembor (2), Nagekeo (7), Boawae (6), Nangaroro (3), Lembata (9), Ngada (7), TTS (5) orang, Cabang Agrobisnis Maumere (6), dan cabang Pasar Tingkat (8) orang.
Kopdit Obor Mas memasuki usia 54 tahun pada 2026 berdiri 4 November 1972 beranggotakan 98 anggota dari para guru sekolah dasar, pejabat dan pegawai Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sikka. Modal awal simpanan wajib sejumlah Rp 105.500.
Data akhir tahun 2025 yang dibeberkan GM Kopdit Obor Mas ketika menerima kunjungan Gubernur NTT, Melki Laka Lena, 12 Februari 2026, ke kantor pusat, anggota Kopdit Obor Mas sebanyak 165.412 orang atau bertambah 7.208 orang. Total simpanan Rp 1.123.728.296.385 mengalami pertumbuhan Rp 91.471.781.116 dari tahun 2024 sebesar Rp85.851.048.814. Pada akhir 2025 membukukan total aset Rp 1.528.867.710.555 atau bertumbuh Rp 99.056.986.687.
Kopdit Obor Mas menjadi Kopdit pertama Indonesia dan satu-satunya dari NTT yang bisa menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Tahun 2026 menjadi tahun ke-10, Kopdit Obor Mas salurkan KUR yang selama ini dimonopoli bank.
Baca juga:Penegasan Berulang GM, Kopdit Obor Mas Milik Anggota, Kita Hanya Upahan
Pembukaan OJT dihadiri pengurus dan pengawas, Ketua Puskopdit Swadaya Utama, Heni Doing, tokoh nasiona Kopdit asal NTT, Romanus Woga,dan staf manajemen. *





