BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Di Tengah Badai, Tuhan Hadir: Kita Takkan Tercerai-Berai
Sabtu, 18 April 2026. Hari Biasa Pekan II Paskah. Kisah Para Rasul 6:1-7; Yohanes 6:16-21
Oleh: Rd.Fidelis Dua.
Pergi ke taman memetik melati,
Harumnya lembut menyentuh hati,
Bila badai datang silih berganti,
Tuhan setia tak pernah pergi.
SAUDARI dan saudara terkasih, dalam hidup ini tidak semuanya berjalan indah dan sesuai harapan. Bahkan di tempat yang terasa aman, masalah kecil bisa berubah menjadi konflik yang besar.
Ya, akan selalu ada krisis dalam kehidupan kita, terlebih ketika kita mulai merasa semuanya baik-baik saja, lalu menjadi puas diri dan acuh tak acuh dalam iman.
Dalam bacaan pertama, Gereja perdana pun mengalami krisis ketika muncul ketegangan antara kelompok yang berbeda. Namun, para rasul tidak membiarkan konflik itu menghancurkan persatuan, melainkan mengelolanya dengan bijaksana dan penuh iman.
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Setia dalam Iman, Berlimpah dalam Berbagi
Mereka membagi tugas pelayanan agar kebutuhan umat tetap terpenuhi dan sabda Allah terus diberitakan. Dari sini kita belajar bahwa ketika kita tetap bersama Tuhan, perbedaan tidak menjadi sumber perpecahan, tetapi justru menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan dan pelayanan.
Dalam Injil, para murid berada di tengah danau yang bergelora, diterpa angin kencang, dan diliputi ketakutan karena merasa sendirian. Namun Yesus datang menghampiri mereka dan berkata, “Aku ini, jangan takut,” dan kehadiran-Nya membawa mereka sampai ke tujuan.
Kehadiran Yesus tidak selalu menghilangkan badai, tetapi memberi kekuatan untuk melewatinya. Kita diingatkan bahwa hidup tidak selalu tenang, ketakutan sering membuat kita sulit mengenali Tuhan, tetapi ketika kita menerima kehadiran-Nya, hidup kita akan diarahkan menuju tujuan yang benar.
Karena itu, marilah kita selalu berpaling kepada Yesus dalam setiap situasi hidup kita. Tanpa Dia, kita mudah tercerai-berai oleh ketakutan dan perbedaan, tetapi bersama Dia, kita dipersatukan dalam kasih dan kebenaran.
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Taat Kepada Allah di Tengah Godaan Kekuasaan
Dalam setiap krisis, Tuhan tetap hadir dan menguatkan kita untuk melangkah dengan iman. Maka, tetaplah setia, jangan takut, dan biarkan Yesus menuntun kita melewati setiap badai menuju keselamatan yang sejati.
Petikan BUSA-H untuk kita:
”Badai kehidupan tidak datang untuk menghancurkan, tetapi untuk mengajar kita bersandar sepenuhnya kepada Tuhan.”
”Ketika kita merasa sendirian dan takut, justru di situlah Tuhan paling dekat dan berkata, “Jangan takut.”
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Setia pada Kebenaran, Hidup dalam Kebebasan
”Bersama Tuhan, setiap krisis bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari iman yang semakin kuat dan matang.”
Tuhan memberkati kita.#rd.fd@





