Gantung Diri Lagi, Belum Genap Sepekan Dua Warga Sikka Gantung Diri
MAUMERE, dewadet.com-Enam hari yang lalu, Minggu 12 April 2026 oknum guru SMPN Nuba Arat di Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur ditemukan gantung diri di dalam rumahnya di Desa Watuwilung.
Belum genap sepekan, Sabtu 18 April 2026 sekitar pukul 13.00 Wita, AB (39) warga Dusun Jedawair, Geliting, Kecamatan Kewapante meninggal dunia diduga gantung diri.
Kasi Humas Polres Sikka, Iptu Leonardus Tunga, Sabtu sore mengatakan korban ditemukan pertama kali oleh Maria Aptianti Nona Len (19). Siang tadi, Nona Len baru saja pulang dari sekolah. Setibanya di depan rumah korban, Nona Len mendengar suara anak korban berusia tiga tahun menangis di dalam rumah.
Mendengar suara tangisan, Nona Len memanggil dari luar rumah, namun tidak ada jawaban. Ia berusaha membuka pintu rumah, namun seluruh pintu rumah terkunci dari dalam.
Baca juga:Bunuh Diri Pertama Tahun 2026 di Kabupaten Sikka Diawali Murid Sekolah Dasar
“Nona Len akhirnya memanjat jendela belakang dapur rumah korban. Betapa terkejutnya melihat korban sudah tergantung dengan menggunakan tali di dapur rumah itu,” kata Leonardus.
Ia berteriak memanggil keluarga dan para tetangga sekitar. Silverster Dadu (38) datang dan mendobrak pintu belakang dapur. Ia menyuruh Donatus Yon Mona (58) melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kewapante.
Kanit SPKT I Polsek Kewapante bersama anggota tiba TKP dan langsung menghubungi Tim Inafis Polres Sikka melakukan olah tempat kejadian perkara. Keluarga membawa korban ke ruang mayat rumah sakit St.Gabriel Kewapante untuk dilakukan pemeriksaan. *
Penulis: Eginius Moa
Editor: Eginius Moa





