PDI Perjuangan Sikka Target Menang 2029
MAUMERE,dewadet.com-Konsolidasi pengurus kembali dilakukan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menargetkan kemenangan dalam Pemilu 2029.
Ratusan kader Pengurus Anak Cabang (PAC) 21 Kecamatan di Kabupaten Sikka dikukuhkan Rabu (28/4) di Sekretariat DPC PDI Perjuangan, Jalan Wairklau Kota Maumere.
Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira turun langsung memberi motivasi kepada para kadernya.Sedangkan Ketua DPD PDIP NTT, Yunus Takandewa mengukuhkan para pengurus yang didominasi kaum muda.
Andreas Hugo Pareira mengingatkan bahwa politisi adalah panggilan untuk mengabdi kepada rakyat yang harus dilakukan secara tulus dan ikhlas.
AHP, akronim Andreas Hugo Parera, menggambarkan perjalanan PDI Perjuangan di Kabupaten Sikka sejak zaman Orde Lama hingga sekarang. Dari Partai Katolik berfusi menjadi PDI, kemudian PDI Pro Mega, dan kini menjadi PDIP.
Baca juga:Megawati Lantik Pengurus DPP PDIP, Andre Parera Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi
Partai Katolik menang saat Pemilu Orde Lama. Setelah fusi 1973 PDI kalah terus tapi kita selalu dapat kursi. Tahun 1982 PDI punya lima kursi di DPRD Sikka. Bahkan diawal reformasi kita menang 14 kursi. Dua pemilu terakhir kita menang.
Perjalanan politik ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan tidak pernah mati. Soliditas kader partai dan simbol perjuangan bagi masyarakat menjadikan PDIP selalu menjadi pilihan rakyat.
Yunus Takandewa mengatakan PAC merupakan ujung tombak partai yang dekat dengan rakyat. Karena itu, semua kader di barisan PAC harus bersinergi dengan rakyat sebagai pemilik kedaulatan.
“PDI Perjuangan bukan partai elitis. Kita adalah perpanjangan tangan wong cilik, rakyat, dan teman-teman adalah ujung tombak partai, harus setiap saat dekat dengan rakyat,” kata Yunus.
Baca juga:Rumah Layak Huni Dipatok Rp 40 Juta Perunit, Fraksi PDIP: Naikan Plafon Rp 80 Juta
Yunus menggarisbwahi empat hal penting yang harus dilakukan para kader banteng di level PAC yakni kewajiban elektoral, organisasi, komunikasi publik serta kepengurusan dan tata kelola partai. Empat kewajiban ini harus diimplementasikan demi kepentingan rakyat.
Pengukuhkan PAC PDIP dihadiri Sekretaris DPD PDIP NTT, Patris Lali Wolo,para pengurus DPC PDIP Sikka, Fransiskus Robertus Diogo, Stef Sumandi, Alfonsus Ambrosius, Dicky Raja, Darius Evensius, dan anggota pengurus lainnya. *
Penulis: Eginius Moa
Editor: Eginius Moa



