LPDB Tunggu Proposal Rp 200 Miliar Kopdit Obor Mas
MAUMERE, dewadet.com-Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, Krisdianto Soedarmono mengatakanKSP Kopdit Obor Mas merupakan mitra strategis LPDB-Koperasi.
Menurut rencana, Kopdit Obor Mas akan mengajukan lagi (pinjaman Rp 200 miliar) kepada LPDB.
“Kami tunggu proposalnya belum masuk. Tapi kami akan support sesuai dengan arahan Pak Menteri Koperasi,” kata Krisdianto dalam Ngopi Bareng Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKM) dengan Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, Jumat sore, 29 Mei 2026 di Kantor Pusat Kopdit Obor Mas Kota Maumere.
Krisdianto membeberkan perkenalanya dengan Kopdit Obor Mas, “Kami ingat sekali, kami berhubungan pertama kali pada saaat Covid-19 tahun 2000.”
Baca juga:Kopdit Obor Mas Ajukan Pinjaman LPDB Koperasi Rp 200 Miliar
Sambil berkelakar,Krisdianto melanjutkan,”Saya kenal Pak Yanto (General Manajer Kopdit Obor Mas) lewat zoom. Waktu itu hanya wajahnya kurang jelas, hanya kedengaran suaranya. Saya tanya Pak Pomo (Supomo, mantan Dirut LPDB) mana orangnya, wajahnya,” kelakar Krisdiantono mengundang tertawa peserta ngopi bareng dihadiri Gubernur NTT, Melki Laka Lena, Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, penngurus, pengawas, peserta RAT dan para manajer cabang Kopdit Obor Mas.
Krisdianto mengatakan pada tahun 2000, Kopdit Obor Mas ingin bekerjasama dengan LPDB.
“Saat itu kami salurkan Rp 50 miliar langsung. Kami lakukan prosesnya sangat cepat. Kopdit Obor Mas terbukti sangat patuh dengan tata kelola, Itu prestasi satu-satunya LPDB yang membiayai koperasi hanya proses sembilan hari kerja Rp 50 miliar sudah cair,” kenang Krisdianto.
Semenjak itu, kata Krisdianto, Kopdit Obor Mas selalu melakukan kontak dengan LPDB.
Baca juga:Menkop Ferry Juliantono: Saya ke Sikka Menghargai Kopdit Obor Mas
“Puji Tuhan, aset yang terbentuk Rp 1,5 triliun (sampai 2025) salah satunya juga kontribusi LPDB. Dan, GM Kopdit Obor Mas bersama tim telah membuktikan kerjasama tim yang sangat baik,” puji Krisdianto.
Krisdianto melanjutkan, LPDB Koperasi sudah menyarankan kepada Kopdit Obor Mas mulai melakukan ‘spin off’ ke sektor riil karena potensi dan kapasitanya yang sangat besar.*




