Kopdit Obor Mas Ajukan Pinjaman LPDB Koperasi Rp 200 Miliar

Direktur Bisnis Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, Oetje Koesoema Prasetia,SE, Selasa 14 April 2026 di Maumere. (dewadet.com/eginius moa).

MAUMERE,dewadet.com-Direktur Bisnis Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, Oetje Koesoema Prasetia,SE, mengatakan KSP Kopdit Obor Mas punya kesempatan mendapatkan pinjaman Rp 200 miliar dari LPDB. Lembaga ini menilai kinerja keuangan Kopdit Obor Mas dari tahun-tahun sebelumnya sangat baik.

“Kopdit Obor Mas ajukan lagi Rp 200 Miliar. Tapi kita akan lihat lagi ‘landing’-nya seperti apa? Jaminannya? Dan, dipastikan angka yang disetujui oleh LPDB disalurkan ke anggota dengan baik. Jadi bukan hanya besarnya pengajuan. Tapi analisa bisnisnya, kebutuhan dan sesuai dengan kondisinya,” kata Prasetia, Selasa 14 April 2026 usai pertemuan di Kantor Pusat Kopdit Obor Mas  Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepada wartawan Prasetia,mengatakan Kopdit Obor Mas punya basis anggota yang cukup kuat di NTT, sehingga kita harus support perkembangan bisnisnya.

Kopdit Obor Mas, lanjuut Prasetia, sudah bersama LPDB sejak 2009. Terakhir kali selama pandemi Covid-19, Kopdit Obor Mas mendapat alokasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Baca juga:Direktur Bisnis LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Beri Support dan Peluang Pinjam Lagi

Pada saat itu disalurkan pembiayaan Rp 200 miliar dalam rentang waktu tiga kali yakni Rp 50 miliar, Rp 100 miliar dan Rp 50 miliar.

“Semuanya sudah lunas. Makanya saya pastikan baik. Saya datang ke sini lagi untuk pastikan kebutuhannya,” imbuh Prasetia.

Karena, terus terang dana untuk simpan pinjam koperasi alokasi LPDB relatif menurun, lebih kecil dari sebelumnya, sehingga LPDB berharap koperasi simpan pinjam yang lain bisa mengaksesnya.

Sementara itu pengurus Kopdit Obor Mas, Andreas Mbete mengatakan pengurus, pengawas dan manajemen berterima kasih kepada LPDB yang kembali mengunjungi Kopdit Obor Mas. LPDB merupakan mitra lama yang memberi support kepada Kopdit Obor Mas.

Baca juga:Evaluasi dan Perencanaan Tahunan, Pilar Strategis Penguatan Kinerja KSP Kopdit Obor Mas

Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi, menghadiri pertemuan dengan LPDB   juga memuji kinerja kelola keuangan Kopdit Obor Mas sehingga kembali dipercaya oleh LPDB untuk mengelola pinjaman. Sebab tidak semua koperasi bisa mendapatkan kesempatan

“Pinjaman yang sangat bagus membantu anggota untuk usaha. Saya menaruh harapan yang besar, anggota bisa memanfaatkannya dengan baik,” kata Simon.

Sebelumnya diberitakan Direktur Bisnis Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, Oetje Koesoema Prasetia,SE, Selasa 14 April 2026 mengunjungi KSP Kopdit Obor Mas di Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).  Kehadiran LPDB untuk memberi support bisnis Kopdit Obor Mas dan membuka peluang pinjaman lagi.

“Kopdit Obor Mas punya basis anggota yang cukup kuat di NTT, sehingga kita harus support perkembangan bisnisnya,” kata Prasetia, kepada wartawan usai pertemuan dihadiri juga oleh Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi, General Manajer Kopdit Obor Mas, Leonardus Moat Lering, pengurus harian dan pengawas Kopdit Obor Mas.

Diketahui  bersama, Kopdit Obor Mas menjadi satu-satunya Kopdit asal NTT dan salah satu dari tiga koperasi di Indonesia  yang dipercaya oleh pemerintah pusat mengelola Kredit Usaha Rakyat (KUR). Tahun 2026 menjadi tahun ke-10 pengelolaan KUR semenjak peluncuran perdana pada bulan Desember 2017 oleh Menkop UKM, Puspayoga di Maumere. *

Penulis: Eginius Moa

Editor: Eginius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan