Kampung Nelayan Nangahure, Wabup Sikka: Tidak Ganggu Lapangan Bola
MAUMERE, dewadet.com-Pemerintah pusat berencana membangun delapan lokasi Kampung Nelayan di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu dari delapan Kampung Nelayan dibangun Nangahure Lembah dikuatirkan warga setempat akan memanfaatkan lapangan sepakbola.
Namun Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi menegaskan lapangan bola tidak masuk dalam area pembangunan fasiliitas tersebut Kampung Nelayan.
“Lapangan bola Nangahure tidak masuk dalam lokasi proyek. Memang lokasinya akan berbatasan langsung,” kata Simon Subandi, Senin 15 Juni 2026 di Maumere.
Kampung Nelayan Nangahure dibangun pada lahan seluas 7.300 meter persegi, kata Simon mencakup fasiltas cold storage, stasiun pengisian bahan bakar nelayan, pelabuhan dan juga kapal nelayan. Proyek di lokasi tersebut menghabiskan anggaran Rp 22 Miliar.
Baca juga:Riset MRIN-UPH, Obesitas, Asam Urat, dan Ginjal Diderita Suku Bajo Wuring dan Nangahale
“Banyak warga yang belum tahu, sehingga hari Rabu (17 Juni 2026) dilakukan sosialisasi kepada warga Nangahure,” kata Simon.
Selain Nangahure, proyek Kampung Nelayan juga direncanakan dibangun di Geliting, Watumilok, Paga dan Nangahale. Tiga titik lainya ada pulau-pulau kecil yakni Permaan, Kojadoi, dan Gunung Sari.
‘Tiga titik yang ada di pulau kecil dibangun stasiun pengisian bahan bakar nelayan dan cold storage,” Simon menambahkan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka, Paul Bangkur, membenarkan sosialisasi proyek Kampung Nelayan Nangahure dilaksakana Rabu sore pukul 16.00 Wita.*





